Comscore Tracker

[CEK FAKTA] Tape Singkong Bisa Hilangkan Khasiat Vaksin COVID-19?

Cek faktanya di sini yuk!

Jakarta, IDN Times - Sebuah pesan berantai beredar di aplikasi WhatsApp menyebut, tape singkong dapat mempengaruhi khasiat dari vaksin COVID-19. Sehingga, tulis pesan tersebut, masyarakat yang mendapatkan suntikkan vaksin virus corona diimbau tidak mengonsumsi tape singkong.

"Info setelah vaksin Covid-19 2021 buat yg ikutan Vaksin..
Gak boleh makan TAPE SINGKONG
Oh iya, selama 5 bulan tak boleh minum yg mengandung alkohol. Termasuk tape. Ini sangat penting, Krena fungsi vaksin akan hilang total jikalau kita konsumsi alkohol..
Kabarin ke orang tua tersayang, kerabat tercinta.. Thanks," tulis pesan tersebut.

Namun, benarkah tape singkong bisa mengakibatkan khasiat vaksin COVID-19 hilang?

Baca Juga: Sertifikat Vaksin COVID-19 Jadi Syarat Sewa Petak di Pasar Balikpapan

1. Tidak ada uji klinis tape singkong pengaruhi khasiat vaksin COVID-19

[CEK FAKTA] Tape Singkong Bisa Hilangkan Khasiat Vaksin COVID-19?Hoaks tape singkong. (kominfo.go.id)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengkategorikan pesan tersebut sebagai hoaks. Dilansir laman kominfo.go.id, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan hingga saat ini tidak ada uji klinis terkait tape singkong mempengaruhi vaksin COVID-19.

"Masyarakat diminta tak perlu menyebarkan pesan serupa ke pihak lain," tulis Kominfo.

2. Perkembangan program vaksinasi COVID-19 nasional

[CEK FAKTA] Tape Singkong Bisa Hilangkan Khasiat Vaksin COVID-19?Sejumlah tenaga kesehatan mengikuti vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Pemerintah telah memulai program vaksinasi COVID-19 nasional sejak 13 Januari 2021. Saat ini, program vaksinasi masuk pada tahap kedua, dengan sasaran kelompok prioritas seperti petugas pelayan publik hingga masyarakat lanjut usia (lansia).

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, per Senin (29/3/2021), terdapat 7.394.421 orang yang telah mendapatkan vaksin virus corona dosis pertama. Selanjutnya, sebanyak 3.313.494 orang telah memperoleh vaksin COVID-19 dosis kedua.

Baca Juga: Amankah Vaksinasi COVID-19 untuk Ibu Menyusui? Ini Anjurannya

3. Vaksinasi lansia di daerah tujuan mudik dipercepat

[CEK FAKTA] Tape Singkong Bisa Hilangkan Khasiat Vaksin COVID-19?Ilustrasi vaksinasi COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk lansia di daerah tujuan mudik. Meski, pemerintah telah melarang kegiatan mudik saat Idul Fitri mendatang.

Langkah ini diambil karena Budi menyakini pasti ada orang yang nekat mudik, meski sudah ada larangan.

"Antisipasi lain kita sudah identifikasi daerah destinasi mudik. Kan orang gak ke Jakarta, jadi kita lihat beberapa kota. Nanti lansianya kita vaksin duluan, jadi setidaknya lebih keballah kalau cucu atau anak-anaknya datang," ungkap Budi dalam konferensi pers virtual, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga: Vaksinasi di DKI Jakarta Terancam Melambat, Begini Usulan Ombudsman

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya