Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla menggelar pertemuan dengan diplomat senior dan mantan duta besar (dubes) di kediamannya, Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026) malam.
Pertemuan yang dimulai pukul 20.30 WIB itu masih berkisar pada dinamika geopolitik global serta kondisi dalam negeri yang tengah berkembang. Itu menjadi lanjutan dari rangkaian pertemuan sebelumnya yang melibatkan tokoh lintas generasi, ekonom senior, hingga Duta Besar Iran dan Arab Saudi.
Tercatat sejumlah nama besar di dunia diplomasi terdaftar dalam undangan, di antaranya Makarim Wibisono, Nazaruddin Nasution, Imron Cotan, Hamzah Thayeb, Bunyan Saptomo, Lutfi Rauf, dan Wieke Adiyatwidi Adiwoso. Selain para diplomat senior, hadir pula akademisi Dinna Prapto Raharja.
JK juga mengundang pimpinan dari Indonesian Council on World Affairs (ICWA), yakni Al Busyra Basnur selaku Ketua dan Hery Saripudin selaku Wakil Ketua.
Sebelumnya, JK menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (3/3). Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi terkini di Iran serta kemungkinan peran Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Jusuf Kalla mengatakan, Dubes Iran memaparkan kondisi terbaru di negaranya, termasuk perlawanan rakyat serta jatuhnya korban sipil, di antaranya anak-anak sekolah.
“Dalam pembicaraan dan kunjungan Dubes Iran, telah disampaikan situasi terakhir yang terjadi di Iran dan juga perlawanan rakyat Iran serta korban yang dicapai oleh kebanyakan sipil seperti anak sekolah dan sebagainya,” ujar dia.
