Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
JK Sebut Polemik Ijazah Palsu Bisa Cepat Selesai Bila Jokowi Tunjukkan yang Asli
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)
  • Jusuf Kalla menilai polemik keaslian ijazah Jokowi telah berlangsung sekitar tiga tahun dan menimbulkan kerugian sosial serta ekonomi bagi banyak pihak.
  • JK menyebut isu ini memicu perpecahan di masyarakat, dengan munculnya pro dan kontra luas, dan menilai masalah bisa selesai jika ijazah asli ditunjukkan.
  • Ia berharap polemik segera berakhir, membantah tuduhan pendanaan isu tersebut, serta melaporkan pihak penuduh ke Bareskrim Polri dengan bukti rekaman yang disiapkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 April 2026

Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri di Jakarta Selatan dan menyampaikan pernyataan tentang polemik ijazah Presiden Joko Widodo yang telah berlangsung lama.

3 tahun

Jusuf Kalla menyebut polemik keaslian ijazah Jokowi sudah berjalan sekitar dua hingga tiga tahun dan menimbulkan keresahan serta kerugian bagi banyak pihak.

bulan ini

Jusuf Kalla berharap polemik ijazah Jokowi dapat segera diselesaikan pada bulan ini agar tidak terus memicu perpecahan di masyarakat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Jusuf Kalla menyampaikan pandangannya mengenai polemik keaslian ijazah Presiden Joko Widodo yang telah berlangsung selama tiga tahun dan dinilai menimbulkan perpecahan serta kerugian bagi banyak pihak.
  • Who?
    Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, bersama Rismon Sianipar yang dilaporkan JK ke Bareskrim Polri terkait tuduhan pendanaan isu ijazah Jokowi.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, tempat Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar kepada pihak kepolisian.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, saat Jusuf Kalla memberikan keterangan usai membuat laporan resmi di Bareskrim Polri.
  • Why?
    Laporan dilakukan karena tuduhan bahwa Jusuf Kalla mendanai polemik ijazah Jokowi telah menyebar luas di publik dan dianggap merugikan nama baiknya.
  • How?
    Jusuf Kalla menempuh langkah hukum dengan melapor ke Bareskrim Polri serta menyerahkan bukti berupa rekaman televisi; ia juga menyerukan agar Jokowi menunjukkan ijazah asli untuk mengakhiri polemik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Jusuf Kalla bilang ada masalah soal ijazah Pak Jokowi yang sudah lama banget, sampai tiga tahun. Katanya banyak orang jadi ribut dan sedih karena itu. Ada yang setuju, ada yang tidak. Pak JK juga melapor ke polisi karena ada orang tuduh dia bantu masalah itu. Sekarang dia mau semuanya cepat selesai biar orang tidak berkelahi lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Jusuf Kalla menunjukkan sikap tanggung jawab dan komitmen terhadap ketertiban publik. Dengan menempuh jalur hukum atas tuduhan yang dianggap tidak benar serta menyerukan penyelesaian sederhana dan cepat atas polemik ijazah, ia menegaskan pentingnya kejelasan dan persatuan sosial. Pendekatan ini mencerminkan upaya menjaga integritas pribadi sekaligus stabilitas masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko “Jokowi” Widodo, telah berlangsung lama dan berdampak luas terhadap masyarakat. Pernyataan itu disampaikan JK usai melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026), terkait tudingan dia mendanai polemik keaslian ijazah Jokowi.

Jusuf Kalla bahkan menyebut, persoalan ini telah merugikan banyak pihak.

1. Polemik sudah berjalan sampai 3 tahun dan merugikan banyak pihak

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

JK mengungkapkan, polemik tersebut telah berlangsung cukup lama. “Sebenarnya kasus ini sudah berjalan dua sampai tiga tahun dan meresahkan masyarakat,” ujar dia.

Ia menilai, isu tersebut terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas.

Menurut JK, polemik ini tidak hanya berdampak secara pribadi, tetapi juga sosial dan ekonomi. “Ini merugikan banyak pihak, waktu terbuang, biaya besar, termasuk untuk pengacara dan hal lainnya,” katanya.

2. Memicu perpecahan

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

JK juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan dari masalah tersebut. “Terjadi perpecahan, pro dan kontra di mana-mana, bahkan sampai ke televisi,” lanjut JK.

“Hal ini mengganggu kehidupan sosial kita sebagai bangsa,” tambahnya.

JK menilai persoalan ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat jika ada langkah konkret. “Menurut saya, masalah ini bisa diselesaikan dengan sederhana. Pak Jokowi cukup memperlihatkan ijazah aslinya, maka selesai,” kata dia.

3. Berharap polemik segera selesai

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Ia berharap polemik ini segera berakhir. “Saya berharap ini bisa selesai bulan ini,” ujarnya.

JK juga meyakini Jokowi tidak menginginkan kondisi masyarakat yang terpecah. “Saya yakin Pak Jokowi, sebagai mantan presiden, tidak menginginkan masyarakat terpecah hanya karena hal seperti ini,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, JK membantah tuduhan bahwa ia mendanai polemik ijazah Jokowi. JK melaporkan pihak yang menuduhnya ke Bareskrim Polri. Menurutnya, langkah hukum diambil karena tuduhan tersebut sudah meluas di publik. “Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah melakukan hal itu. Karena sudah menyebar ke mana-mana, maka saya laporkan,” ujarnya.

Ia juga memastikan telah menyiapkan sejumlah bukti. “Ada. Termasuk rekaman di televisi, semuanya direkam,” kata JK.

Editorial Team