Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kaca Penghasil Listrik Antar Mahasiswa ITPLN Sabet Silver di Jepang
Mahasiswa ITPLN Sulap Kaca Jadi Panel Surya, Raih Silver di Jepang/dok ITPLN
  • Empat mahasiswa ITPLN menciptakan kaca bangunan transparan yang berfungsi sebagai panel surya sekaligus penangkap karbon dioksida, menjawab tantangan energi bersih dan pengurangan emisi perkotaan.
  • Inovasi ini menghasilkan listrik dari sinar matahari sambil menangkap CO₂ untuk diolah menjadi material berbasis semen, mendukung pembangunan kota hijau dan berkelanjutan.
  • Teknologi tersebut mengantarkan tim ITPLN meraih Silver Medal di Japan Design, Idea and Invention Expo 2026 di Osaka, membuktikan daya saing inovasi mahasiswa Indonesia di kancah global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Di tengah upaya dunia mencari solusi menghadapi krisis iklim dan kebutuhan energi bersih, empat mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) menghadirkan gagasan yang memanfaatkan sesuatu yang selama ini hanya menjadi bagian dari bangunan, yakni kaca.

Melalui inovasi bertajuk "Transparent Solar Panel with Active CO₂ Capture Filter System", mereka mengembangkan teknologi yang mengubah kaca bangunan menjadi panel surya transparan sekaligus sistem penangkap karbon dioksida (CO₂).

Inovasi tersebut mengantarkan tim ITPLN meraih Silver Medal dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 yang berlangsung di Osaka, Jepang, pada 3 sampai 4 Juli 2026.

1. Kurangi emisi karbon di perkotaan

Mahasiswa ITPLN Sulap Kaca Jadi Panel Surya, Raih Silver di Jepang/dok ITPLN

Ketua tim, Dwi Putri Oktoviani mengatakan, gagasan tersebut lahir dari kebutuhan menghadirkan solusi yang mampu menjawab tantangan energi bersih sekaligus pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan.

"Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya menghasilkan energi terbarukan, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon," ujar Dwi dalam keterangan, Senin (6/6/2026).

2. Solusi mendukung pembangunan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Mahasiswa ITPLN Sulap Kaca Jadi Panel Surya, Raih Silver di Jepang/dok ITPLN

Melalui panel surya transparan yang dipadukan dengan sistem penangkap CO₂, kaca bangunan tetap dapat menjalankan fungsinya sebagai sumber pencahayaan alami sekaligus menghasilkan energi listrik dari sinar matahari. Menurut Dwi, inovasi tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mendukung pembangunan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Selain menghasilkan listrik, sistem itu juga dilengkapi filter aktif yang mampu menangkap karbon dioksida dari udara. CO₂ yang telah ditangkap kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembentukan partikel berbasis semen melalui proses mineralisasi karbon, sehingga emisi yang semula menjadi polutan dapat diolah menjadi material yang memiliki nilai guna.

3. Inovasi mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat global

Ilustrasi Inovasi (IDN Times/Aditya Pratama)

Dosen pembimbing tim ITPLN, Ahsin Sidqi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

"Kami berharap inovasi ini tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan hingga memiliki peluang implementasi di masyarakat dan mendukung agenda transisi energi nasional," kata Ahsin.

JDIE 2026 diikuti peserta dari berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat kebaruan inovasi, manfaat dan peluang implementasi, kualitas riset, serta kemampuan peserta mempresentasikan inovasinya di hadapan dewan juri internasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article