Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf memanfaatkan pekan pertama usai Idul Fitri untuk berkunjung ke Kedutaan Iran di Jakarta pada Jumat (27/3/2026). Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Yahya itu disambut langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammed Boroujerdi.
Dikutip dari keterangan tertulis, tujuan kunjungan Gus Yahya untuk menyampaikan dukungan solidaritas dan moral terhadap Iran usai diserang secara militer oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Gus Yahya menyampaikan bahwa hati dan pikiran Beliau adalah untuk mendoakan Bangsa Iran. Tentu Beliau ingin perang ini segera berakhir," ujar Ketua PBNU, Rumadi Ahmad seperti dikutip pada Minggu (29/3/2026).
Sebelumnya Gus Yahya ikut mengutuk keras serangan Israel dan AS terhadap Iran dalam pernyataan terbuka pada Senin (2/3/2026). Bahkan, ia mengingatkan serangan Israel dan Negeri Paman Sam itu berpotensi memicu konflik global dan membangkitkan kembali radikalisme serta ekstrimisme.
Rumadi mengatakan dampak konflik di Timur Tengah bukan hanya dirasakan oleh Iran tetapi juga negara-negara lain, termasuk Indonesia.
