Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Depok. Acara tersebut bertema “Pesantren: Dari Indonesia untuk Perdamaian Dunia”.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno mengatakan, pesantren harus mendapat perhatian dari pemerintah. Menurutnya, apabila itu tidak dilakukan, sama artinya pemerintah dianggap melawan sejarah.
“Pesantren adalah produk genuine pendidikan Indonesia. Jika pesantren tidak mendapat perhatian pemerintah, maka itu sama saja dengan melawan sejarah,” ujar Suyitno dilansir dari laman resmi Kemenag, Rabu (18/3/2026).
