Kaesang ke Pesantren, Ahmad Ali PSI: Kuatkan Spiritual untuk Kinerja Politik

- Kaesang Pangarep dan jajaran PSI mengunjungi Pondok Pesantren Al-Munawir Krapyak untuk memperkuat spiritualitas serta menerima masukan dari KH Abdul Hamid Abdul Qadir Munawir.
- Ahmad Ali menegaskan kunjungan ini sebagai momen rehat politik selama Ramadan, fokus pada silaturahmi, ibadah, dan penguatan iman bagi kader PSI.
- Rombongan PSI juga bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Minggir Sleman dalam rangka Safari Ramadan, meminta nasihat kiai tentang peran pemuda dan kehidupan berbangsa.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali serta jajaran DPW PSI Yogyakarta, melakukan kunjungan silaturahmi di Pondok Pesantren Al-Munawir, Krapyak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/3/2026).
Bertemu pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawir KH Abdul Hamid Abdul Qadir Munawir, Kaesang Pangarep dan Ahmad Ali beserta jajaran DPP PSI disambut baik, dan mendapatkan masukan tentang aqidah agama serta doa.
1. Perkuat spiritual dan rehat

Ahmad Ali menjelaskan, kunjungan ini untuk memperkuat spritual agar bisa melaksanakan kinerja politik, dengan lebih sehat dan baik. Menurutnya, para kader dan jajaran jangan hanya fokus di politik.
Ia menekankan kader membutuhkan istirahat dalam politik selama sebulan penuh. Kader PSI agar tidak lupa dengan para alim ulama dan kiai atau tokoh agama, dan mempererat silaturahmi dengan mereka.
"Insyaallah dari pertemuan-pertemuan ini akan menguatkan spiritual untuk nanti melaksanakan kinerja politik, yang lebih sehat dan lebih baik, untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutur Ahmad Ali.
2. Kunjungan silaturahmi hingga charge batin

Saat ditanya jurnalis terkait kunjungan elite PSI ke sejumlah pondok pesantren di Yogyakarta, Ahmad Ali menyebut, tujuannya hanya untuk silaturahmi.
Menurut dia pertemuan dengan para kiai dan ulama atau tokoh agama di kalangan pondok pesantren, pimpinan atau kader PSI secara langsung tidak lupa beribadah, menguatkan iman di bulan suci Ramadan, dan menghentikan kegiatan politik.
"Dalam rangka, ya kalau istilahnya baterai itu nge-charge. Jadi sebelas bulan kita melaksanakan politik, bahkan satu bulan penuh ini, kami menghentikan semua kegiatan-kegiatan politik. Kami lebih banyak bersilaturahmi, mengisi batin, banyak ibadah,” ucapnya.
3. Elite PSI minta nasihat kiai

Adapun, Kaesang bersama rombongan juga sempat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Kaesang hadir bersama Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali. Mereka tiba menjelang waktu berbuka puasa dan langsung mengikuti salat maghrib berjamaah bersama para santri dan pengurus pesantren.
Usai salat, pimpinan pondok pesantren KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq menyambut kedatangan rombongan dengan hidangan khas Yogyakarta, sate klatak.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Ali menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan yang dilakukan PSI. Melalui kegiatan ini, partai berupaya mempererat hubungan dengan para tokoh agama dan pesantren.
Ia mengatakan rombongan PSI juga memanfaatkan momentum tersebut untuk meminta nasihat dari para kiai terkait peran pemuda dan kehidupan berbangsa.
“Kunjungan kita hari ini ke Jogja ini merupakan rangkaian silaturahmi ke pondok dalam rangka Safari Ramadan, bertemu dan meminta nasihat para kiai,” ujar Ahmad Ali.

















