Jakarta, IDN Times - Komisi VIII DPR RI melakukan rapat kerja (raker) dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di gedung DPR RI, Selasa (14/4/2026). Dalam pembukaan rapat kerja, Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, menyampaikan Garuda Indonesia dan Saudi Airlines meminta ada kenaikan biaya seiring dengan meningkatnya harga avtur.
"Kenaikan harga avtur dan fluktuasi nilai tukar memberikan tekanan signifikan pada struktur pembiayaan penerbangan haji tahun 1447 H/2026 Masehi, sehingga Garuda Indonesia mengusulkan kenaikan biaya hingga Rp974,8 miliar dan Saudi Airlines sebesar Rp802,8 miliar," ujar Irfan Yusuf.
