Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KemenHAM Sulap Aset Rampasan Negara Jadi Asrama Pelatihan
Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) meresmikan gedung asrama pelatihan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) HAM di Sumedang. (Dok/Istimewa).
  • Kemenham meresmikan asrama pelatihan PPSDM HAM di Sumedang, Jawa Barat, yang berasal dari aset rampasan negara untuk pendidikan dan pelatihan HAM bagi aparatur hingga masyarakat.
  • Kemenham menekankan pengelolaan aset harus produktif dan berkelanjutan, dengan keberhasilan pembangunan HAM diukur melalui pelayanan adil, pemenuhan hak dasar, nondiskriminasi, serta akses penyelesaian pelanggaran hak.
  • Asrama mendukung Kemenham CorpU untuk pengembangan kompetensi HAM bagi ASN, TNI, Polri, pejabat, komunitas, dan masyarakat; fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pengembangan SDM HAM nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) meresmikan gedung asrama pelatihan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) HAM di Sumedang, Jawa Barat.

Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung pendidikan dan pelatihan HAM bagi aparatur negara hingga masyarakat umum.

1. Pengelolaan asrama berasal dari aset rampasan negara

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) meresmikan gedung asrama pelatihan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) HAM di Sumedang. (Dok/Istimewa).

Sekretaris Jenderal Kemenham, Novita Ilmaris, mengatakan pengelolaan asrama yang berasal dari aset rampasan negara tersebut harus diarahkan pada pemanfaatan produktif dan pemeliharaan berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pengelolaan asrama pelatihan yang berasal dari aset negara, rampasan negara, ini harus berorientasi pada pemanfaatan produktif, pemeliharaan berkelanjutan, dan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Novita dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan HAM tidak cukup diukur dari banyaknya regulasi atau pelatihan, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan masyarakat, termasuk pelayanan publik yang adil, pemenuhan hak dasar, perlakuan tanpa diskriminasi, serta akses terhadap penyelesaian ketika hak seseorang terabaikan.

2. Apresiasi pemanfaatan aset dan dukung penyelenggaraan Kemenham CorpU

Ilustrasi aset. (Dok. IDN Times)

Kepala PPSDM HAM, Aditya Sarsito Sukarsono, mengatakan bahwa keberadaan asrama ini merupakan bagian dari upaya Kemenham untuk memperkuat sarana dan prasarana pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan program pelatihan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.

"Asrama ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan. Dengan fasilitas penginapan yang terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran, peserta diharapkan dapat mengikuti program secara lebih optimal selama proses pengembangan kompetensi," ujar Aditya.

Aditya menambahkan, keberadaan asrama ini juga mendukung penyelenggaraan Kemenham Corporate University (Kemenham CorpU) yang diluncurkan melalui Peraturan Menteri Hak Asasi Manusia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi melalui Sistem Pembelajaran Terintegrasi di Bidang Hak Asasi Manusia.

Berdasarkan peraturan tersebut, Kemenham CorpU menyelenggarakan pengembangan kompetensi di bidang HAM bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, komunitas, hingga masyarakat luas.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mungki Hadipratikto, mengapresiasi pemanfaatan aset tersebut untuk mendukung pengembangan kompetensi HAM. Gedung asrama pelatihan PPSDM HAM itu merupakan aset yang diserahkan KPK kepada Kemenham pada 6 Januari 2026.

"Belum genap satu tahun penyerahan aset dari KPK, Kementerian HAM sudah berkontribusi buat masyarakat di Sumedang," ujar Mungki.

3. Asrama pelatihan PPSDM HAM diharapkan tingkatkan kualitas SDM

Logo Kemenham. (Dok/Istimewa).

Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut baik peresmian gedung asrama pelatihan PPSDM HAM tersebut. Dia berharap fasilitas ini dapat menjadi pusat pengembangan kompetensi HAM di Indonesia.

Menurut Dony, asrama tersebut juga diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi pengembangan sumber daya manusia yang mampu menerapkan nilai-nilai Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM).

Curated For You

Editorial Team

Related Article