Jakarta, IDN Times - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyiapkan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) untuk mendekatkan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini dilakukan karena sejumlah unit layanan turut terdampak sehingga tak bisa bekerja maksimal.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu mengatakan, aktivasi Pos SAPA diperlukan untuk memastikan perempuan dan anak tetap mendapat akses perlindungan di tengah kondisi pascabencana.
“Aktivasi Pos Sapa untuk mendekatkan layanan perlindungan, karena saat ini UPTD PPA juga banyak yang terdampak, jadi belum bisa melakukan layanan secara maksimal,” kata Titi dalam media talk di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
