Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KemenPPPA Telusuri Video Anak Diduga Alami Kekerasan Seksual di Sumut
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
  • KemenPPPA menelusuri dugaan kekerasan seksual di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, setelah beredarnya video yang memperlihatkan kesaksian seorang anak perempuan menyebut nama Wak Keling.
  • Indra Gunawan selaku Plt. Deputi Perlindungan Khusus Anak menyatakan koordinasi dilakukan dengan Polri, Polda Sumut, dan Polres Labura untuk memverifikasi kebenaran informasi dalam video tersebut.
  • Hingga kini belum ada laporan resmi terkait kasus itu, namun KemenPPPA bersama dinas dan UPTD daerah terus memastikan validitas data serta menyiapkan langkah perlindungan bagi korban jika terbukti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) masih menelusuri dugaan kasus kekerasan seksual yang beredar melalui video di wilayah Sumatra Utara. Penelusuran dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian dan jaringan layanan daerah.

Dalam video berdurasi sekitar dua menit, nama Wak Keling muncul ketika seorang anak perempuan dimintai keterangan mengenai dugaan kekerasan seksual yang dialaminya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Indra Gunawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri serta jajaran wilayah, termasuk Polda Sumatra Utara dan Polres Labuhanbatu Utara untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Untuk dugaan kasus kekerasan seksual ini kami masih menelusuri lebih lanjut, kami sudah berkoordinasi dengan Polri dan informasi dari Polda Sumut sudah di cek ke Polres Labuhan Batu Utara, namun info sementara belum ada laporan atas nama Wak Keling," kata dia, Senin (2/3/2026).

1. Anak perempuan jelaskan kekerasan seksual yang dialaminya

Ilustrasi stop kekerasan anak. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Sebelumnya, seorang anak perempuan ditanyakan soal perlakukan apa saja yang diterimanya dari orang yang disebut Wak Keling . Anak itu mengaku celananya dibuka dan menceritakan kekerasan seksual yang dialami. Dia mengaku area kemaluannya dipegang oleh orang yang disebut bernama Wak Keling itu.

"Yang buka celananya siapa?" tanya seorang perempuan dewasa kepada anak tersebut.

"Wak Keling," jawab anak itu.

2. Kanit PPPA setempat masih telusuri video yang tersebar itu

Konferensi Pers Capaian Kemen PPPA Selama Satu Tahun oleh Menteri PPPA Arifah Fauzi di Kantor KemenPPPA. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Meski demikian, Indra mengatakan, Kanit PPPA setempat masih terus menelusuri video yang tersebar itu.

"Melalui teman-teman dinas dan UPTD kami juga masih akan terus menelusuri peristiwa tersebut," kata dia.

Indra menjelaskan, penelusuran juga dilakukan melalui dinas terkait serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) guna mengidentifikasi lokasi dan pihak yang diduga terlibat. Upaya ini mencakup verifikasi materi video dan kemungkinan adanya korban anak.

3. KemenPPPA memastikan validitas informasi

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Wilayah penelusuran mengarah pada Kabupaten Labuhanbatu Utara setelah informasi awal beredar di media sosial. Namun hingga kini, aparat setempat belum menerima laporan resmi.

KemenPPPA menegaskan, proses penelusuran akan terus dilakukan untuk memastikan validitas informasi serta menentukan langkah perlindungan apabila ditemukan korban.

Editorial Team