Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kazakhstan Kurangi Produksi Minyak imbas Serangan Drone

Kazakhstan Kurangi Produksi Minyak imbas Serangan Drone
ilustrasi bendera Kazakhstan (unsplash.com/vladuken)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kazakhstan mengumumkan pengurangan produksi minyaknya pada Kamis (23/7/2026). Langkah ini menyusul serangan drone ke kapal tanker di terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) milik Rusia di Laut Hitam.  

Beberapa hari terakhir, Ukraina dan Rusia terus meluncurkan serangan drone di Laut Hitam, terutama di dekat Krimea. Bahkan, Ukraina sudah menutup akses kapal laut ke pelabuhan di negaranya imbas serangan Rusia. 

1. Produksi minyak dan gas Kazakhstan turun 21 persen

ilustrasi kilang minyak
ilustrasi kilang minyak (unsplash.com/@bfenton_photo)

Menyusul penutupan sementara terminal CPC, produksi minyak dan gas Kazakhstan turun 21 persen. Penurunan tertajam terjadi pada tambang minyak di Tengiz yang merosot tajam hingga 56 persen atau rata-rata mencapai 925 ribu barel per hari. 

Dilansir The Times of Central Asia, penurunan ini hanya berkaitan dengan masalah teknis untuk memastikan operasi stabil. Setelah terminal CPC beroperasi kembali, maka pengiriman dan produksi minyak akan kembali stabil ke kondisi semula.

2. Sebut serangan drone ancam keamanan energi global

ilustrasi drone
ilustrasi drone (unsplash.com/jeisblack)

Kementerian Energi Kazakhstan mengatakan bahwa serangan yang menargetkan kapal tanker di terminal CPC akan berdampak pada keamanan energi global. Sebab, terminal CPC terpaksa ditutup sementara soal masalah keamanan. 

“Segala bentuk serangan ke infrastruktur energi internasional akan menciptakan krisis keamanan energi global dan mengganggu fungsi perdagangan energi internasional sehingga berdampak pada kehancuran ekonomi,” tuturnya dikutip dari Astana Times.

Pipa CPC menjadi rute utama ekspor minyak Kazakhstan menuju ke luar negeri. Pipa tersebut mengalirkan minyak dari Kazakhstan bagian barat ke pelabuhan Rusia di Novorossiysk untuk diekspor ke pasar internasional. 

3. Sebanyak empat kapal yang mengangkut minyak Kazakhstan diserang drone

ilustrasi kapal barang
ilustrasi kapal barang (unsplash.com/carrier_lost)

Serangan drone ke kapal tanker di Laut Hitam sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sebanyak empat kapal Rusia yang mengangkut minyak Kazakhstan juga terdampak serangan dalam 4 hari terakhir. 

Dilansir Euronews, Kementerian Luar Negeri Kazakhstan mengecam serangan drone tersebut. Sebab, terganggunya akses pipa CPC akan mengganggu ekspor minyak dari negara yang menggantungkan 80 persen dari fasilitas tersebut. 

Sementara itu, Kazakhstan menuding serangan tersebut sebagai pelanggaran yang disengaja. Astana juga sudah menuntut hak untuk mencari kompensasi di bawah hukum internasional. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More