Acara Data Akurat, Sasaran Tepat: Penguatan Penjangkauan Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial di GOR Sudiang, Kota Makassar, Minggu (4/10). (dok. Kemensos)
Untuk Sulawesi Selatan, Gus Ipul menyebut sekitar 5,7 persen masyarakat telah masuk dalam sistem Perlinsos Digital. Karena itu, ia mendorong percepatan perluasan cakupan di daerah tersebut. “Kita punya target akhir tahun sudah lebih 50 persen. Itu perlu gotong rotong, jadi ini yang perlu kita perkuat,” katanya.
Lantaran itu Gus Ipul mengajak RT/RW bersama pemuda, organisasi masyarakat, komunitas perempuan, TNI dan Polri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya bergotong royong memperbanyak Agen Perlinsos dan memperluas jumlah warga yang masuk dalam Perlinsos.
“Semakin banyak Agen Perlinsos yang kita harapkan. Yang kedua semakin banyak masyarakat yang bisa masuk ke dalam sistem Perlinsos kita,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Mensos Gus Ipul juga mengajak ribuan ketua RT/RW Makassar Deklarasikan 08 Komitmen Agen Perlinsos. Komitmen tersebut antara lain menjadi bagian dari Gerakan Nasional Peduli Tetangga, mencari dan menjangkau warga yang membutuhkan, membantu memastikan data sesuai kondisi sebenarnya, melayani dengan empati tanpa membeda-bedakan, menjaga kejujuran dan ketepatan data, serta melayani tanpa memungut biaya atau menerima imbalan dalam bentuk apa pun. “Hari ini kita minta komitmennya. Siap?” tanya Gus Ipul. Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan “siap” oleh ribuan ketua RT/RW yang hadir.
Hingga saat ini, sebanyak 6,2 juta warga telah terdaftar secara nasional dalam sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital dengan dukungan 491 ribu Agen Perlinsos. Di Sulawesi Selatan, tercatat 182 ribu warga atau sekitar 5,7 persen dari populasi telah terdaftar, sementara jumlah Agen Perlinsos mencapai sekitar 18 ribu orang. Dari jumlah tersebut, baru 926 ketua RT/RW di Sulawesi Selatan yang telah menjadi Agen Perlinsos. Kota Makassar menjadi penyumbang terbesar di Sulawesi Selatan, dengan sekitar 31,53 persen atau 146.694 keluarga telah terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital. Dengan 11.456 agen Perlinsos.
Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan penguatan Agen Perlinsos merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat, dan daerah untuk memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran. “Kita berharap dengan kolaborasi ini bisa memastikan bahwa perlindungan sosial atau bantuan-bantuan yang datang dari pemerintah itu benar-benar bisa sampai dan tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkannya,” ujar Munafri.
Munafri mengatakan Pemkot Makassar saat ini memprioritaskan ketua RT/RW untuk menjadi Agen Perlinsos, sebelum membuka kesempatan bagi kelompok masyarakat lainnya. Pemkot Makassar menargetkan keterlibatan Agen Perlinsos mencapai 50 persen hingga akhir tahun. “Kami target di akhir tahun insya Allah bisa sampai di 50 persen,” katanya.
Sebagai informasi, masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlinsos dapat mendaftar melalui agent-perlinsos.kemensos.go.id. Pendaftaran dilakukan dengan memasukkan NIK 16 digit, melakukan verifikasi wajah, melengkapi data diri, memilih tipe agen, memasukkan nomor telepon aktif, dan menyetujui Pernyataan Komitmen Agen.