Jakarta, IDN Times - Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto membenarkan adanya aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) Papua menyerang rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia di KM 50, pada Rabu (11/3/2026).
Purwanto menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, melaksanakan tugas di wilayah tersebut. Dia memastikan saat ini seluruh korban sudah dievakuasi.
"Benar telah terjadi insiden kontak tembak di KM 50 Area PT FI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal," kata dia dalam keterangannya.
Berdasarkan laporan awal yang diterima Kodam XVII/Cenderawasih, satu prajurit yakni Serka AC gugur dalam kontak tembak tersebut, dan Sertu H mengalami pendarahan pada hidung. Sementara, satu warga sipil yang merupakan karyawan Freeport mengalami luka tembak dan dalam perawatan. Purwanto menekankan saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.
"Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut," ujarnya.
Purwanto menegaskan, TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya kawasan objek vital nasional, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pekerja.
Adapun dalam waktu sehari ini, KKB melakukan beberapa kali serangan, di antaranya kasus PT Freeport Indonesia KM 50 dan penyerangan terhadap pesawat PK-SNR rute Tanah Merah-Danowage/Koroway Batu milik PT Smart Air Aviation yang menewaskan dua pilot.
