Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini tangkap tangan menjerat pejabat Imigrasi di Jakarta Barat.
"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Rabu (3/6/2026). Ini adalah OTT ke-11 KPK sepanjang 2026.
Adapun OTT pertama KPK di 2026 menjerat Pejabat Pajak di KPP Madya Jakarta Utara, OTT kedua terkait Wali Kota Madiun, Maidi, dan terakhir terhadap Bupati Pati Sudewo.
OTT keempat menjerat Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono. Sedangkan OTT kelima terkait direktorat Bea Cukai.
Keenam, OTT dilakukan terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, terkait pengurusan perkara.
Ketujuh, OTT menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Ia menjadi satu-satunya sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kedelapan menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri. Kesembilan adalah Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Kesepuluh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
