Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KPK Ungkap Hasil Survei Penilaian Integritas Pendidikan 2026
Peluncuran SPI Pendidikan di KPK (IDN Times/Aryodamar)
  • SPI Pendidikan 2026 mencatat skor 73,30 dan masuk kategori adaptif, meningkat dari 69,50 pada 2024.

  • KPK masih menemukan sejumlah daerah dengan nilai SPI Pendidikan rendah dan berharap ada perbaikan.

  • Ketua KPK menekankan pencegahan korupsi dari ruang kelas serta pembangunan karakter generasi muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?
Vote Now
2024

SPI Pendidikan tercatat sebesar 69,50. Angka tersebut masuk kategori korektif.

Selasa (6/10/2026)

KPK meluncurkan SPI Pendidikan 2026 di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan. Hasilnya tercatat 73,30 dan masuk kategori adaptif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?
Vote Now
  • What?
    KPK meluncurkan SPI Pendidikan 2026 dengan hasil skor 73,30 yang masuk kategori adaptif.
  • Who?
    Komisi Pemberantasan Korupsi dan Ketua KPK Setyo Budiyanto.
  • Where?
    Peluncuran berlangsung di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan.
  • When?
    Selasa (6/10/2026).
  • Why?
    Survei mencerminkan kondisi integritas di dunia pendidikan Indonesia, sementara pencegahan korupsi perlu dimulai dari ruang kelas.
  • How?
    KPK menilai integritas pendidikan melalui SPI Pendidikan 2026 dan merinci daerah yang masih memiliki nilai rendah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?
Vote Now

KPK melihat integritas di sekolah-sekolah Indonesia lewat survei. Nilainya 73,30 dan disebut adaptif, lebih tinggi dari tahun 2024. Ketua KPK Setyo Budiyanto berkata masih ada daerah dengan nilai rendah. Ia ingin korupsi dicegah sejak di kelas dan karakter anak muda dibangun. Survei itu diluncurkan di Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?
Vote Now

Kenaikan skor SPI Pendidikan dari 69,50 pada 2024 menjadi 73,30 pada 2026 menunjukkan adanya perkembangan dalam penilaian integritas pendidikan. Kategori adaptif menjadi capaian yang disoroti KPK, sementara temuan mengenai daerah dengan nilai rendah dapat menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dan memperkuat pembangunan karakter generasi muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 yang mencerminkan kondisi integritas di dunia pendidikan Indonesia. Hasil SPI Pendidikan 2026 tercatat 73,30 yang masuk kategori adaptif.

“Kita berikan applause dulu untuk skor daripada SPI, luar biasa ya. Kita bersyukur ya skornya sudah cukup tinggi, posisinya adalah adaptif 73 poin sekian dibandingkan dua tahun sebelumnya 69,5 ya,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

1. Ada daerah dengan SPI rendah

Ketua KPK Setyo Budiyanto (IDN Times/Aryodamar)

Setyo mengatakan, apabila penilaian SPI dirinci, masih banyak daerah dengan SPI Pendidikan dengan nilai yang rendah. Ia berharap adanya perbaikan dari daerah tersebut.

“Saya berharap semua pihak tidak alergi manakala kemudian ada daerah yang tertentu yang kemudian dianggap masih kurang. Kesempatan untuk kita perbaiki,” ujarnya.

2. Pembangunan karakter generasi muda harus jadi perhatian

Ketua KPK Setyo Budiyanto (IDN Times/Aryodamar)

Menurut Setyo, pencegahan korupsi harus dimulai dari ruang kelas supaya gak ada lagi korupsi. Ia meyakini pembangunan karakter generasi muda harus menjadi perhatian.

“Kalau ini sudah kita lakukan, mudah-mudahan ini bisa memperkuat budaya dan menjaga serta mewariskan kepada generasi-generasi berikutnya,” ujar dia.

3. Ada 42.810 responden dari siswa SD sampai kuliah

Ilustrasi pelajar di Bali (IDN Times/Ayu Afria)

Adapun SPI Pendidikan 2026 ini melibatkan 42.810 responden terdiri dari peserta didik, murid dan mahasiswa. Untuk tingkat SD melibatkan kelas 4 dan 5 atau mereka yang dianggap sudah mampu membaca dan bisa menyimak pertanyaan.

Kemudian SMP dan sederajat melibatkan kelas 7 dan 8, sementara SMA kelas 10 dan 11, mahasiswa semester 3 sampai 8. Selain itu, melibatkan orang tua khusus untuk jenjang dasar dan menengah.

Kemudian tenaga pendidik, yaitu dari instansi pendidikan yang terpilih. Lalu, responden lain adalah kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi.

Metode pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, online dengan pengisian melalui link kuesioner yang dikirimkan melalui whatsapp blast dan email blast.

Kedua, CAWI (Computer Assisted Web Interviewing) Pengisian data berbasis website bagi satdik yang memiliki keterbatasan seperti tidak memiliki ponsel, privasi data, atau sekolah asrama.

Ketiga, CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) Pengisian data secara mandiri berbasis aplikasi yang difasilitasi oleh tim survei secara langsung di lapangan bagi satdik yang memiliki keterbatasan akses intern.

Selain itu, sebanyak 42.810 satuan pendidikan terlibat sebagai responden yang terdiri dari 41.720 Sekolah Dasar Menengah dan 1.090 perguruan tinggi.

Sampaikan pendapatmu

Apa yang paling penting untuk memperkuat integritas pendidikan?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article