Comscore Tracker

Kemensos Lakukan Veri-Vali Data KPM Bansos agar Lebih Tepat Sasaran

Veri-vali data bantu percepat kemandirian ekonomi

Jakarta, IDN Times - Kementerian Sosial (Kemensos) terus melakukan verifikasi dan validasi (veri-vali) data penerima bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran. 

Target penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako sebanyak 18,8 juta, sedangkan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) 10 juta.

1. Target penerima BPNT sebanyak 18,8 juta

Kemensos Lakukan Veri-Vali Data KPM Bansos agar Lebih Tepat SasaranIlustrasi penerima bansos. (Dok. Kemensos)

Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama mengatakan bahwa BPNT menargetkan 18,8 juta penerima dan PKH 10 juta penerima yang diharapkan 60 persen dari desil 6 agar ada efektivitas data serta ketepatan sasaran.

Baca Juga: PEN 2022 Belum Dianggarkan, Ekonom Minta Program Bansos Dilanjutkan

2. Veri-vali data lebih tepat sasaran

Kemensos Lakukan Veri-Vali Data KPM Bansos agar Lebih Tepat SasaranIlustrasi penerima bansos. (Dok. Kemensos)

Direktorat Jenderal PFM pun terbantu dengan hasil veri-vali data, sebab akan lebih tepat sasaran dan mempercepat upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi.

“Soal data itu merupakan domain dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) dan Ditjen PFM sebagai pengguna dari hasil veri-vali data tersebut,” jelas Asep di Jakarta, Selasa (8/6/2021) pagi.

Termasuk menjadi kewenangan dari Pusdatin membahas terkait upaya perbaikan kriteria dan standar dari para penerima manfaat agar bisa lebih lebih tepat sasaran. 

3. Mempercepat kemandirian ekonomi merupakan upaya lintas kementerian dan lembaga

Kemensos Lakukan Veri-Vali Data KPM Bansos agar Lebih Tepat SasaranIlustrasi Pertumbuhan Ekonomi (IDN Times/Arief Rahmat)

Untuk mempercepat upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat merupakan kerja bareng lintas kementerian dan lembaga (KL). 

“Upaya mempercepat kemandirian ekonomi merupakan upaya lintas KL yang bisa disinergikan dengan para pihak, seperti BUMN dan dunia usaha,” pungkas Asep. (WEB)

Baca Juga: Kemensos Akan Transformasikan Transaksi E-Warong ke Platform Digital

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya