Jakarta, IDN Times – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Hal itu disampaikan dalam acara sosialisasi pembentukan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman dengan pemerintah Australia di sekolah Mitra Inovasi yang berada di lima provinsi dan 20 kota di Tahun 2026.
Menurut Mu'ti, pendekatan sekolah aman dan nyaman yang kini dikembangkan pemerintah menitikberatkan pada nilai-nilai kemanusiaan, partisipatif, dan inklusif. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar perubahan regulasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terhadap aturan sebelumnya.
"Kami ingin menegaskan bahwa sistem dan budaya sekolah harus lebih humanis, lebih manusiawi, serta menerima murid apa adanya dalam berbagai kondisi. Ini sejalan dengan nilai dasar pembelajaran mendalam atau deep learning yang memuliakan murid, guru, dan ilmu," kata Mu'ti.
