Masjid Quba, masjid pertama umat Islam yang dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah, Arab Saudi. (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)
Ibadah haji tentu menjadi impian bagi banyak umat Muslim di Indonesia. Namun, tingginya antrian keberangkatan membuat sebagian calon jamaah mencari alternatif selain haji reguler. Dua pilihan yang sering diincar adalah haji furoda dan haji plus.
Meski sama-sama menawarkan keberangkatan lebih cepat, keduanya memiliki sejumlah perbedaan mendasar. Haji furoda berbeda dengan haji plus (ONH Plus). Haji ONH Plus adalah jenis haji yang termasuk dalam kuota haji reguler namun berhak mendapatkan fasilitas lebih baik dari haji reguler. Tidak sampai di situ saja, berikut ini perbedaan haji plus dan haji furoda.
Penyelenggara haji furoda dan ONH Plus berbeda
Haji furoda diselenggarakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memiliki izin resmi dari pemerintah. Program ini menggunakan visa mujamalah yang dikeluarkan oleh Arab Saudi.
Sementara itu, haji plus diselenggarakan oleh PIHK, namun berada dalam kuota resmi pemerintah sebagai bagian dari haji khusus yang dikelola agen perjalanan.
Fasilitas: premium dan eksekutif
Kedua jenis haji ini menawarkan fasilitas di atas haji reguler, namun dengan kualitas berbeda. Haji plus menyediakan layanan premium seperti hotel nyaman dan transportasi yang baik.
Di sisi lain, haji furoda menawarkan fasilitas yang lebih eksklusif dan mewah lagi, seperti hotel berbintang lima yang dekat dengan Masjidil Haram, transportasi terbaik, serta layanan yang lebih personal.
Durasi Ibadah Lebih Singkat
Durasi pelaksanaan ibadah juga menjadi pembeda. Jamaah haji furoda biasanya berada di Arab Saudi selama 16 hingga 24 hari.
Sementara jamaah haji plus menjalani ibadah sekitar 25 hari. Keduanya lebih singkat dibandingkan haji reguler yang bisa mencapai lebih dari satu bulan.
Masa tunggu jadi penentu utama
Faktor yang paling menentukan dalam memilih jenis haji adalah masa tunggu keberangkatan. Untuk haji plus, calon jamaah perlu menunggu sekitar 5 hingga 9 tahun.
Sedangkan haji furoda tidak memiliki masa tunggu. Jamaah dapat langsung berangkat pada tahun yang sama setelah mendapatkan visa mujamalah dari pemerintah Arab Saudi.