Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kompleksitas geopolitik global saat ini tidak boleh menyurutkan langkah dalam menghadapi ancaman nyata krisis iklim.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York pada awal pekan ini.
"Melindungi hutan dunia di tengah lanskap geopolitik yang kompleks saat ini memerlukan pembaruan semangat multilateralisme," ujar Menhut.
