Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat Kemensos Buntut Polemik Sepatu Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan sementara dua pejabat Kemensos terkait polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat.
  • Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki sistem pengadaan pada tahun anggaran 2026.
  • Irjen Kemensos ditugaskan melanjutkan investigasi agar proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Menteri Sosial namanya Gus Ipul menghentikan dulu dua orang pejabat di kantornya. Katanya ada masalah waktu beli sepatu untuk anak sekolah. Sekarang semua sedang dicek lagi supaya nanti tahun depan bisa lebih baik dan jujur. Ada juga tim yang disuruh lihat dan periksa biar semuanya jelas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Menteri Sosial Saifullah Yusuf menonaktifkan dua pejabat dan melakukan evaluasi menyeluruh menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Kementerian Sosial. Dengan memperkuat kapasitas tim pengadaan serta mengawal langsung prosesnya, kementerian berupaya membangun sistem yang lebih efisien dan terpercaya untuk pelaksanaan anggaran tahun 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan sementara sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sosial terkait polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat

Keputusan tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh atas proses pengadaan, sekaligus upaya perbaikan untuk tahun anggaran 2026.

“Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul di Gedung Kemensos, Rabu (13/5/2026).

Ia juga meminta Sekretaris Jenderal segera melakukan rasionalisasi anggaran pengadaan tahun depan, memperkuat kapasitas tim pengadaan, serta melakukan pengawalan langsung terhadap prosesnya.

Selain itu, Inspektur Jenderal (Irjen) ditugaskan untuk melanjutkan pendalaman, evaluasi, dan investigasi guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

Dalam rangka mendukung kelancaran proses tersebut, Gus Ipul memutuskan membebastugaskan sementara dua pejabat.

"Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya pada jabatan sebagai berikut. Kepala bagian layanan pengadaan barang dan jasa sebagai pejabat membuat komitmen pada Satuan Kerja Sekretariat Jenderal.Yang kedua, kepala subbagian perlengkapan dan barang milik negara," ujarnya.

Editorial Team