Menteri Lingkungan Hidup M Jumhur Hidayat saat berbicara di acara Festival Kali Sabi 2026 (Banksuci Foundation), di Jalan Raya Kali Sabi, Uwung Jaya, Cibodas, Kota Tangerang, Minggu (12/7/2026). (Dok. Kementerian LH)
Dalam kesempatan itu, Jumhur juga mengungkapkan rencana KLH pada Agustus 2026 yang akan meluncurkan kegiatan Tobat Ekologis. "Tobat ekologis dilatarbelakangi kita sebagai bangsa bersalah secara kolektif abai terhadap lingkungan yang memberikan kehidupan kepada kita. Semua bersalah."
"Pemerintah pusat salah, pemerintah provinsi salah, pemerintah kota salah, pemerintah kabupaten salah, perusahaan-perusahaan salah, apalagi mereka yang mengeruk kekayaan alam dan tidak menanamkah lagi pepohonan seperti pertambangan-pertambangan itu salah besar. Begitu juga masyarakat salah membuang sampah sembarangan," lanjutnya.
Menurut Jumhur semua pihak harus bertobat dan tidak melakukan kesalahan lagi ke depan. Secara bersamaan setelah masyarakat dengan kesadarannya bertobat, KLH akan memberikan fasilitas untuk bertobatnya. KLH akan membantu caranya supaya bisa bertobat ekologis yang sempurna itu seperti apa. Langkah-langkahnya seperti apa dan manajemennya seperti apa.
"Termasuk dalam Tobat Ekologis akan menanam sebanyak 2 miliar pohon, nanti akan menciptakan banyak sekali tenaga kerja yang direkrut. Itukah yang kita sebut sebagai green jobs. Yakni pekerjaan mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan. Begitu juga untuk menjaga kondisi sungai seperti Citarum, Cisadane, nanti KLH akan memetakan satu persatu," kata Jumhur.
"Lalu nantinya membuka kesempatan siapa yang berminat untuk bekerja di wilayah sungai itu atau sungai lain. Nanti akan ada petunjuk detailnya pekerjaan green jobs di tempat itu. Semua itu berujung pada kegiatan Tobat Ekologis," imbuh Jumhur.