Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prabowo Heran Ada Pemimpin Izinkan Bakar-Bakar saat Demo: Hukum Karma

Prabowo Heran Ada Pemimpin Izinkan Bakar-Bakar saat Demo: Hukum Karma
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79, di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/6/2026). (IDN Times/M. Ilman Nafian)
Intinya Sih
  • Presiden Prabowo Subianto menyoroti pemimpin yang membiarkan aksi demo berujung pembakaran, menyebut tindakan itu sebagai bentuk pengkhianatan dan percaya akan ada hukum karma bagi pelakunya.
  • Prabowo menegaskan dirinya tidak pernah mengajak pendukung melakukan aksi anarkis meski empat kali kalah pemilu, bahkan tetap hadir memberi selamat kepada lawan politiknya saat pelantikan.
  • Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung hubungan dengan Muhaimin Iskandar yang kini bergabung di kabinetnya, menekankan pentingnya persatuan dan niat baik demi kepentingan Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengaku heran ada pemimpin kelompok tertentu yang mengizinkan aksi unjuk rasa berakhir dengan bakar-bakaran. Prabowo kemudian menyinggung pihak yang sengaja merusak dan adu domba, bisa kena hukum karma.

"Percayalah, mari kita bersatu semua unsur. Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Gak ada masalah, siapa yang menang monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar itu bangsa apa itu?" ujar Prabowo dalam pidatonya di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu adalah pemimpin penghianat saudara-saudara sekalian, saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku, ketika kalah empat kali pada pemilu, ia tidak melakukan berbagai aksi demo. Prabowo juga datang saat pelantikan lawannya pada pemilu.

"Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah, gak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo saja gak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat. Bersaing itu baik, pertandingan itu baik, iya kan. Sepak bola ada pertandingan kan ada dua, satu harus menang. Kalau satu kalah masa wasitnya mau digebukin. Ya, persaingan itu biasa, nggak ada masalah ya," kata dia.

Prabowo kemudian menyinggung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang kini masuk Kabinet Merah Putih menjadi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. Padahal, pada Pemilu 2024 ia menjadi viralnya.

"Ini Gus Imin, pertama bersama saya, habis itu tidak bersama saya. Tapi gak ada masalah, karena dalam hati beliau, beliau juga ingin yang terbaik untuk Indonesia. Dan sekarang beliau bersama saya untuk Indonesia saudara-saudara. Gak ada masalah. Siapa lagi dulu yang ngalahin aku ya? Harus pakai kacamata ini saya ini. Tidak ada masalah saudara-saudara ya," imbuh Prabowo.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More