Mudik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Api Tembus 101 Persen

- PT KAI mencatat lonjakan penumpang sejak pertengahan Maret 2026 dengan okupansi kereta jarak jauh menembus lebih dari 100 persen, menandakan tren mudik dimulai lebih awal tahun ini.
- Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat dengan total hampir tiga juta tiket terjual hingga 14 Maret, namun masih tersedia sekitar 1,5 juta kursi untuk masyarakat.
- Tiket kereta jarak jauh dan lokal masih bisa dipesan, sementara stasiun seperti Pasar Senen dan Gambir tercatat paling padat; KAI memastikan layanan aman dan nyaman selama masa mudik.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan penumpang pada masa mudik Lebaran 2026 mulai meningkat sejak pertengahan Maret. Lonjakan terlihat dari tingkat keterisian kereta api jarak jauh yang bahkan melampaui kapasitas tempat duduk.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren mudik tahun ini bergerak lebih awal. Dalam beberapa hari terakhir, okupansi kereta api jarak jauh tercatat menembus lebih dari 100 persen.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan memperoleh tiket selama periode Angkutan Lebaran 2026.
“Ketersediaan tiket masih tersedia di berbagai relasi perjalanan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang tersedia agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
1. Okupansi kereta api jarak jauh tembus 101 persen

Lonjakan penumpang sudah terlihat pada Kamis, 13 Maret 2026. Pada hari tersebut, KAI melayani 165.655 pelanggan kereta api jarak jauh dalam satu hari.
Jumlah itu melebihi tingkat okupansi mencapai 101,4 persen dari total kapasitas 163.432 kursi yang tersedia.
Tren peningkatan diperkirakan masih berlanjut. Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah tiket yang terjual untuk keberangkatan hari yang sama mencapai 166.288 pelanggan.
Dengan kapasitas harian 163.432 kursi, tingkat keterisian tercatat mencapai 101,7 persen. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.
2. Penjualan tiket mudik Lebaran terus meningkat

Arus mudik diperkirakan tetap ramai dalam beberapa hari ke depan. Data sementara menunjukkan penjualan tiket untuk keberangkatan 15 Maret 2026 telah mencapai 144.888 tiket.
Angka tersebut setara dengan sekitar 88,7 persen dari total kursi yang disediakan.
Secara keseluruhan, penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode 11 Maret hingga 1 April terus meningkat.
Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, total tiket yang terjual mencapai 2.994.943 atau sekitar 66,6 persen dari keseluruhan kapasitas 4.498.696 tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal.
Artinya, masih tersedia sekitar 1.503.753 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
3. Tiket kereta api jarak jauh dan lokal masih tersedia

Khusus untuk kereta api jarak jauh, tiket yang telah terjual mencapai 2.789.022 atau 78,1 persen dari total 3.571.760 kursi.
Dengan demikian, masih ada sekitar 782.738 kursi yang dapat dipesan untuk perjalanan mudik maupun arus balik.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal yang juga dikelola KAI mencapai 205.921 tiket atau 22,2 persen dari total kapasitas 926.936 kursi.
Artinya, masih tersedia sekitar 721.015 kursi untuk layanan kereta api lokal.
Biasanya, penjualan tiket kereta lokal meningkat mendekati waktu keberangkatan. Hal ini karena pemesanan baru dibuka mulai H-7 perjalanan.
Lonjakan penumpang kereta diperkirakan terus terjadi mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. Karena itu, masyarakat diimbau segera memesan tiket lebih awal agar perjalanan tetap nyaman.
4. Daftar stasiun keberangkatan terpadat saat mudik

KAI mencatat sejumlah stasiun dengan jumlah keberangkatan pelanggan tertinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Stasiun-stasiun tersebut antara lain Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, Surabaya Pasar Turi, Bekasi, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang, Purwokerto, Bandung, dan Semarang Poncol.
Selain kereta kelas menengah, kereta ekonomi kerakyatan juga menjadi pilihan favorit masyarakat. Hingga saat ini, penjualan tiket ekonomi mencapai 22.690 dari total 27.368 kursi, atau sekitar 83 persen tingkat keterisian.
KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket sekaligus memastikan kesiapan operasional selama masa Angkutan Lebaran. Setiap stasiun dan perjalanan dijaga agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Melalui berbagai kesiapan layanan, KAI berupaya menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Sejalan dengan tema Angkutan Lebaran tahun ini, Semakin Melayani, Menemani Menuju Fitrah, kami ingin memastikan perjalanan mudik dengan kereta api berlangsung lancar hingga pelanggan tiba di tujuan," ujar Anne Purba.

















