Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim masih dirawat di rumah sakit jelang sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Hal itu dikonfirmasi pengacaranya, Dody Abdulkadir.
"Benar dirawat," ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).
Terkait hal tersebut, Juru Bicara PN Jakarta Pusat Muhammad Firman mengatakan Majelis Hakim akan menentukan sikap ketika sidang dibuka untuk umum. Hakim akan menerima laporan dari jaksa maupun penasihat hukum terlebih dahulu.
"Terkait dengan terdakwa Nadiem Anwar Makarim, nanti majelis hakim akan bersikap setelah mendengarkan laporan dari penuntut umum dan penasihat hukum terdakwa pada saat sidang dibuka. Kemudian untuk tiga terdakwa lainnya tetap sesuai dengan jadwal pembacaan surat dakwaan," ujarnya.
Selain Nadiem, pihak yang akan menjadi terdakwa dalam kasus ini adalah eks Direktur SD Dirjen di Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih, Direktur SMP di Kemendikbudristek Mulyatsyah, dan Konsultan Teknologi Ibrahim Arief.
Sebelulmnya, Nadiem disebut telah bersama-sama merugikan negara hingga Rp2,1 triliun. Kerugian Negara itu didapat dari hasil perhitungan kerugian negara, diperoleh angka kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1.567.888.662.719,74 dan pengadaan Chrome Device Management yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat sebesar Rp621.387.678.730.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Nadiem Makarim Masih Dirawat di RS Jelang Sidang Perdana Kasus Korupsi

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendibudristek), Nadiem Makarim (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Nadiem Makarim Sidang Perdana Kasus Korupsi Chromebook Hari Ini16 Dec 2025, 07:37 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Sidang Perdana Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Digelar 16 Desember10 Dec 2025, 14:39 WIB
- Total Kerugian Negara Kasus Chromebook Nadiem Rp2,1 Triliun08 Dec 2025, 18:59 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
Strategi BCKI Tingkatkan Daya Saing Properti di Jateng Lewat Inovasi Smart Home22 Oct 2026, 03:00 WIB
Sewa Baju Adat di Pontianak Diserbu Warga, 1.000 Helai Sudah Terpesan22 Oct 2026, 03:00 WIB
Dulu Berlantai Tanah dan Bocor, Rumah Warga Pati Kini Lebih Layak Huni22 Oct 2026, 02:00 WIB
Nasmoco Bagi Promo YES 2026, Ini Keuntungan Beli Toyota di Akhir Tahun22 Oct 2026, 01:00 WIB
Trump Sebut Spanyol Tidak Bertindak usai Ceuta Diinvasi Imigran21 Oct 2026, 23:47 WIB
Cucun Siap Kawal Aspirasi Strategis Muslimat NU Jabar di DPR21 Oct 2026, 23:30 WIB
Mendagri: Dana Rp9 T untuk Pemulihan Bencana Sumatra Belum Terserap21 Oct 2026, 23:08 WIB
BTB Soroti Risiko TPA Dekat Tol Bakter, Bahas Evaluasi dan Koordinasi21 Oct 2026, 23:03 WIB
Banjir Terparah sejak 1942 Terjang Turki, 8 Orang Tewas21 Oct 2026, 23:02 WIB
Buka Musrenbang HAM, Pigai Sebut Ukuran Kemajuan HAM Dilihat dari Hal Ini21 Oct 2026, 22:58 WIB
Pelapor PBB: BoP Tak Sejalan dengan Hak Menentukan Nasib bagi Rakyat Palestina21 Oct 2026, 22:52 WIB
Dikritik Amnesty, Pigai: Jadi Amnesty Asia Tenggara Aja Dia Gak Bisa21 Oct 2026, 22:49 WIB
Kementerian PKP Bangun 7.952 Hunian Tetap buat Korban Bencana Sumatra di 202621 Oct 2026, 22:32 WIB
2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Menag Dorong Penguatan Pesantren21 Oct 2026, 22:23 WIB
Pimpinan KPK Ungkap Dampak jika Usul Luhut Soal Korupsi Dijalankan21 Oct 2026, 22:14 WIB
Pelapor PBB: Rakyat Palestina Tak Pernah Merasa Damai sejak Israel Dibentuk21 Oct 2026, 22:02 WIB
Unit Usaha Syariah Danamon Raih 15th Infobank Sharia Award 202621 Oct 2026, 22:02 WIB
Bahtiar Baharuddin Kembali Jadi Tersangka Korupsi Bibit Nanas21 Oct 2026, 21:50 WIB
Di Balik Sunyinya Kritikan 2 Tahun Prabowo-Gibran di Kota Pahlawan21 Oct 2026, 21:43 WIB
Rano Karno Dorong Investasi JFS 2026 Jadi Kolaborasi Nyata21 Oct 2026, 21:43 WIB