Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OTT di BPNB, KPK: Proses Masih Berlangsung
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • KPK membenarkan OTT terkait BNPB dan menyatakan proses tangkap tangan masih berlangsung.

  • Asep Guntur Rahayu menyebut pendalaman serta gelar perkara akan dilakukan sebelum keterangan resmi disampaikan.

  • BNPB menyatakan menghormati proses hukum dan berkomitmen kooperatif tanpa melakukan intervensi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebelumnya

Ada 13 kepala daerah dan delapan non-krpala daerah yang kena OTT di tahun 2026.

2026

OTT terkait BNPB disebut sebagai OTT ke-22 KPK sepanjang 2026.

Selasa (13/10/2026)

KPK melaksanakan kegiatan tangkap tangan di BNPB. Asep Guntur Rahayu menyatakan prosesnya masih berlangsung.

malam ini

KPK akan melakukan pendalaman, rapat, dan gelar perkara sebelum informasi disampaikan secara resmi dalam konferensi pers.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPK membenarkan operasi tangkap tangan terkait BNPB, dan prosesnya masih berlangsung.
  • Who?
    KPK melalui Asep Guntur Rahayu, serta BNPB melalui Berton Panjaitan.
  • Where?
    Operasi tangkap tangan terkait BNPB; keterangan Asep disampaikan di Yogyakarta.
  • When?
    Selasa (13/10/2026), dengan pendalaman dan rapat yang akan dilakukan malam ini.
  • Why?
    Alasan dan detail operasi tangkap tangan masih belum diketahui karena proses pendalaman berlangsung.
  • How?
    KPK melakukan pendalaman dan gelar perkara, lalu menyampaikan keterangan resmi dalam konferensi pers.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

KPK sedang melakukan tangkap tangan di BNPB. Asep Guntur Rahayu bilang prosesnya masih berjalan. Ia belum bisa menceritakan semuanya. KPK akan memeriksa dan membahas perkara itu. BNPB, lewat Berton Panjaitan, bilang mereka menghormati hukum dan mau bekerja sama. Keterangan resmi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BNPB menyatakan akan menghormati proses hukum KPK dan berkomitmen kooperatif. Sikap tersebut mencakup tidak melakukan intervensi terhadap penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum. Di sisi lain, KPK menyiapkan pendalaman, gelar perkara, serta penyampaian informasi resmi melalui konferensi pers.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terkait Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini proses tangkap tangan masih berlangsung.

"Kami ingin menyampaikan bahwa memang benar bahwa hari ini kami melaksanakan kegiatan tangkap tangan di BNPB. Untuk selanjutnya masih dalam proses," ujar Asep di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).

Asep belum bisa menjelaskan lebih detail mengenai tangkap tangan ini. Namun, gelar perkara akan langsung dilakukan.

"Kita juga sedang melakukan pendalaman dan malam ini juga kita akan tentunya melakukan rapat dan yang lainnya. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut lebih jelas setelah kita melakukan ekspos dan nanti akan disampaikan secara resmi di konferensi pers," kata dia.

Terkait hal ini, BNPB melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Berton Panjaitan akan menghormati proses hukum KPK. Mereka berkomitmen untuk kooperatif.

"BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum," ujar dia.

Ini adalah OTT ke-22 KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, ada 13 kepala daerah dan delapan non-kepala daerah yang kena OTT pada tahun 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article