BNPB Bantah Klaim Ada Operasi Tangkap Tangan KPK di Kantornya

BNPB membantah adanya operasi tangkap tangan KPK di kantornya pada Selasa siang, dengan alasan belum mengetahui informasi terkait operasi tersebut.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi adanya OTT di BNPB pada Selasa malam, sementara proses operasi masih berlangsung dan detail belum diungkap.
Operasi di BNPB disebut menjadi OTT ke-22 KPK sepanjang 2026; sebelumnya KPK menangkap 13 kepala daerah dan delapan nonkepala daerah.
Jakarta, IDN Times - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan menepis klaim adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabatnya.
Dia mengaku belum tahu informasi lebih lanjut soal operasi senyap tersebut.
"Kami belum dapat memberikan keterangan apa pun karena kami belum tahu apa-apa. Yang pasti dari pagi hingga siang ini tidak ada OTT di kantor BNPB," kata Berton ketika dikonfirmasi pada Selasa (13/10/2026).
Konfirmasi adanya OTT KPK disampaikan oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto.
"Benar (ada OTT di BNPB)," kata Setyo Selasa malam.
Hingga artikal dimuat, proses operasi senyap masih berlangsung sehingga detail lengkap dari tangkap tangan ini belum bisa diungkap.
Ini menjadi OTT ke-22 KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK berhasil mencokok 13 kepala daerah dan delapan non-kepala daerah pada tahun ini.




















