Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sistem prediksi dan peringatan dini panas ekstrem masih dikembangkan. Salah satu tantangannya adalah menyediakan informasi yang lebih terperinci hingga tingkat bangunan dan menerjemahkan data cuaca menjadi langkah perlindungan bagi masyarakat.
“Untuk menurunkan lagi ke tingkat bangunan itu masih menjadi tantangan ya. Untuk menurunkan lagi sampai ke tingkat perorangan, bangunan, dan level yang lebih kecil itu masih menjadi tantangan,” kata perwakilan Direktorat Layanan Iklim BMKG, I Dewa Gede Arya Putra dalam agenda diseminasi riset adaptasi panas perkotaan yang diselenggarakan Rujak Center for Urban Studies, Yayasan Kota Kita, dan Arkom Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
