Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan sejumlah pembaruan untuk jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026. Pembaruan itu bertujuan memperkokoh transparansi, memperluas jangkauan pendidikan, serta mengoptimalkan penyelarasan data secara nasional.
Ketua Panitia SPAN-PTKIN 2026, Prof. Abdul Aziz, menjelaskan fokus perubahan tahun ini terletak pada kemitraan lintas lembaga dan perbaikan sistem seleksi. Sinergi bersama Pusmendik Kemendikdasmen, penyatuan data dengan SNPMB, serta sinkronisasi TKA menjadi bagian penting dari langkah ini.
"Tahun ini kami melakukan penguatan fundamental, mulai dari pembaruan metode verifikasi rapor hingga integrasi data berskala nasional. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki peluang yang adil melalui sistem yang transparan," ujar Aziz dilansir dari laman resmi Kemenag, Minggu (5/4/2026).
