Idul Adha 2026, PKS Salurkan Sapi Kurban bagi Korban Bencana Sumatra

- PKS menyalurkan 73 ekor sapi kurban Iduladha 1447 H, termasuk untuk korban banjir di Sumatra, sebagai bagian dari total ribuan hewan kurban yang dikumpulkan dari anggota partai.
- Presiden PKS Almuzzammil Yusuf memimpin penyembelihan simbolis dan doa bersama, sementara generasi muda Garuda Keadilan turut berpartisipasi menyerahkan sapi kurban sebagai wujud kontribusi sosial.
- Sohibul Iman mengajak anak muda menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan berbagi meski kondisi ekonomi sulit, menegaskan pentingnya solidaritas di tengah tantangan bangsa.
Jakarta, IDN Times - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyalurkan sebanyak 73 ekor sapi untuk disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan dalam momentum perayaan Iduladha 1447 H. Beberapa sapi diantaranya, ada yang disalurkan langsung ke daerah bencana banjir di Sumatra.
Ketua Panitia Iman Firmansyah melaporkan, hewan kurban yang dikumpulkan dari anggota PKS tahun ini mencapai 2.911 ekor sapi dan 4.562 ekor kambing atau domba. Sementara, kurban dari DPP yang berjumlah 73 ekor sapi disebar untuk disembelih di berbagai daerah.
"Secara simbolis penyembelihan di kantor partai 4 ekor, 23 ekor di rumah pemotongan hewan, 21 ekor didistribusikan ke DPW-DPW yang belum ada anggota DPR RI, 6 ekor khusus untuk daerah bencana banjir Sumatra, dan 18 ekor didistribusikan ke organisasi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya," kata Iman, di DPP PKS, Jakarta, Kamis (28/5/2026).
1. Doa dan harapan Presiden PKS

PKS juga menerima sejumlah sapi dari anak-anak muda PKS di Garuda Keadilan (GK). Sapi bernama Geno tersebut secara simbolis diserahkan Presiden GK Dhia Ul Haq Al-Azamie ke Ketua Majelis Syura PKS Mohammad Sohibul Iman.
Sapi bali albino tersebut disembelih langsung Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dengan diiringi doa yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS Muslih Abdul Karim.
"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, semoga tahun yang akan datang bisa lebih besar lagi yang bisa kita kontribusikan untuk bangsa dan negara," ungkap Almuzzammil.
2. Idul Adha jadi ruang tingkatkan kepedulian bagi anak muda

Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman mengajak generasi muda menjadikan momentum Idul Adha sebagai ruang untuk menunjukkan kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kebersamaan di tengah tantangan ekonomi.
“Saya selalu sampaikan kepada anak muda itu, kalian setuju enggak disebut generasi hedon? Kalian jangan menerima saja stigma yang diberikan orang-orang tua itu,” ujar Sohibul Iman.
Menurutnya, hasil berbagai penelitian menunjukkan mayoritas generasi muda justru memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia menegaskan bahwa anak muda harus mendefinisikan dirinya sendiri sebagai generasi yang peduli terhadap lingkungan dan sesama.
“Jangan mau didefinisikan generasi kolonial. Jangan mau didikte,” kata dia.
3. Kondisi ekonomi sulit bukan berarti berhenti berbagi

Sohibul Iman juga mengingatkan, kondisi ekonomi yang sulit tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berbagi. Justru di tengah kesulitan ekonomi, kepedulian sosial semakin relevan dan dibutuhkan.
“Jangan melihat diri kita yang susah, tapi orang lain yang susah. Justru kepedulian itu semakin relevan, semakin bermakna di saat ekonomi sedang bermasalah,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, PKS ingin mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban bukan hanya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, melainkan juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan pemberdayaan umat.



















