Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pejabat Tinggi Kena OTT KPK, BNPB Hormati Proses Hukum
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan. (Tangkapan layar YouTube BNPB)
  • BNPB mengonfirmasi salah satu pejabat tingginya terkena OTT KPK pada 13 Oktober 2026 dan menegaskan penghormatan terhadap proses hukum serta asas praduga tak bersalah.

  • BNPB menyatakan akan kooperatif menyediakan data dan akses informasi, tanpa intervensi terhadap penyelidikan maupun penyidikan KPK.

  • Pimpinan BNPB menginstruksikan penelusuran internal dan pengamanan dokumen; OTT ini menjadi operasi ke-22 KPK sepanjang 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sepanjang 2026

OTT di BNPB menjadi OTT ke-22 yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK mencokok 13 kepala daerah dan delapan non-kepala daerah.

13 Oktober 2026

KPK melakukan OTT terhadap salah satu pejabat tinggi BNPB.

Selasa malam

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi adanya OTT di BNPB di Yogyakarta.

kini

BNPB menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menjunjung asas praduga tak bersalah. BNPB juga berkomitmen kooperatif serta melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap salah satu pejabat tinggi BNPB. BNPB mengakui kejadian tersebut dan menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan.
  • Who?
    KPK menangani OTT tersebut; seorang pejabat tinggi BNPB terjaring. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi operasi itu, sementara Berton Panjaitan menyampaikan sikap BNPB.
  • Where?
    OTT terjadi di lingkungan BNPB. Konfirmasi dari Ketua KPK Setyo Budiyanto disampaikan di Yogyakarta, sedangkan BNPB memberikan keterangan tertulis dari Jakarta.
  • When?
    Operasi tangkap tangan dilakukan pada Selasa, 13 Oktober 2026. Setyo Budiyanto mengonfirmasi adanya OTT tersebut pada Selasa malam.
  • Why?
    Alasan dan dugaan perkara yang mendasari OTT per saat ini masih belum diketahui. KPK sedang menempuh proses hukum terkait pejabat BNPB yang terjaring.
  • How?
    BNPB menyatakan akan kooperatif, menyediakan data dan akses informasi sesuai aturan, tanpa intervensi. Pimpinan BNPB juga memerintahkan penelusuran internal serta pengamanan dokumen oleh inspektorat utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
KPK menangkap seorang pejabat tinggi BNPB pada Selasa. BNPB bilang mereka menghormati proses hukum dari KPK. BNPB juga bilang orang itu belum tentu salah. BNPB mau membantu memberi data jika dibutuhkan. Pimpinan BNPB menyuruh timnya memeriksa hal di dalam kantor dan menjaga dokumen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap BNPB yang menghormati proses hukum sambil tetap menjunjung praduga tak bersalah menunjukkan upaya menjaga integritas kelembagaan. Komitmen untuk bersikap kooperatif, menyediakan data dan akses informasi sesuai aturan, serta mengamankan dokumen melalui penelusuran internal mencerminkan pengawasan yang berjalan tanpa intervensi terhadap penyidikan KPK.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya mengakui ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah satu pejabat tingginya pada Selasa (13/10/2026) oleh KPK. Mereka mengatakan, hingga kini tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap pegawai BNPB yang kena cokok oleh komisi antirasuah.

"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Berton Panjaitan, di dalam keterangan tertulis.

Dia mengatakan, BNPB berkomitmen untuk kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Selain itu, BNPB juga tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan.

Pimpinan BNPB, kata Berton, sudah menginstruksikan inspektorat utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen sebagai bentuk pengawasan melekat.

Sebelumnya, Berton sempat membantah bahwa ada OTT KPK di kantornya. Konfirmasi adanya OTT KPK itu sendiri disampaikan oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

"Benar (ada OTT di BNPB)," kata Setyo Selasa malam di Yogyakarta.

Ini menjadi OTT ke-22 KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK berhasil mencokok 13 kepala daerah dan delapan non-kepala daerah pada tahun ini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article