Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengatakan pemerintah akan menanggung biaya kerusakan akibat gempa bumi di Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), magnitudo (M) 7,6, pada Kamis (2/4/2026). Hal itu Suharyanto meninjau salah satu lokasi terdampak di Manado.
"Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti (pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," ujar Suharyanto dalam keterangannya.
