Nenek Wifatmi dan suaminya Sukirjo warga Jakarta Timur terkurung di rumah karena akses jalan di tutup tetangga, Kamis (15/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Pasangan lansia yang tinggal di Cipinang Tengah, Jakarta Timur, yakni Kakek Sukirjo (70) dan istrinya, Wifatmi (70) terancam kehilangan akses masuk dan keluar rumah setelah pemilik lahan di depan rumahnya membangun rumah.
Di tengah polemik yang terus bergulir, pemilik lahan tetap bersikukuh melanjutkan pembangunan di atas tanah yang menjadi akses masuk rumah pasangan lansia itu. Perselisihan ini tak selesai meski mediasi telah dilakukan pihak pemilik lahan, yakni Agung dengan keluarga lansia tersebut berulang kali.
Kakak sekaligus keluarga pemilik lahan, Yuni, mengatakan, mediasi tentang persoalan jalan itu telah berlangsung lebih dari dua kali.
"Sebenarnya mediasinya itu sudah lebih dari dua kali dan memang pihak Pak Agung tidak mau memberi akses jalan karena beliau memang mau membangun seluas bidang tanah yang dia miliki. Ya, itu kan memang ranah tanahnya beliau sendiri, ya," ujar Yuni pada IDN Times, Jumat (16/10/2026).
Menurut Yuni, polemik tersebut kemungkinan berawal dari proses mediasi yang tidak berjalan baik sejak awal. Dia menilai, ada hal yang rancu dalam klarifikasi pertama sehingga memicu kekecewaan dari pihaknya.
Di tengah persoalan yang belum tuntas, Yuni menyebut adiknya sebagai pemilik lahan tetap pada pendiriannya untuk melanjutkan pembangunan sesuai luas lahan yang mereka miliki yang artinya tetap menutup akses jalan.
"Tapi memang ada mediasi, cuma Bapak Agung tetap pada pendiriannya akan membangun seluas tanah yang dia miliki," ujar dia.