Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti Diangkat Jadi Kapolres Bangkalan
Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti di Sidang Hasto (Tangkapan Layar YouTube Kompas TV)
  • AKBP Rossa Purbo Bekti diangkat menjadi Kapolres Bangkalan dalam rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

  • Rossa disebut memiliki integritas dan pengalaman menangani perkara besar serta strategis selama bertugas di KPK.

  • KPK memastikan kerja penyidik tetap berjalan karena pemberantasan korupsi dilakukan secara kolaboratif dan berbasis tim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (12/10/2026)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan tertulis mengenai pengalaman dan integritas Rossa Purbo Bekti. Ia juga menyatakan kerja penyidik KPK tidak akan terganggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    AKBP Rossa Purbo Bekti diangkat menjadi Kapolres Bangkalan dalam rotasi di Korps Bhayangkara.
  • Who?
    AKBP Rossa Purbo Bekti, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
  • Where?
    Rossa mendapat penugasan sebagai Kapolres Bangkalan setelah sebelumnya diketahui sebagai penyidik di KPK.
  • When?
    Budi menyampaikan keterangan tertulis pada Senin (12/10/2026).
  • Why?
    Alasan rotasi tersebut per saat ini masih belum diketahui. Pengalaman Rossa di KPK disebut menjadi bekal untuk tugas barunya.
  • How?
    Pengangkatan Rossa berlangsung melalui rotasi yang dilakukan Kapolri. KPK menyatakan penyidikan tetap berjalan secara teamwork.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rossa Purbo Bekti yang bekerja sebagai penyidik KPK mendapat tugas baru menjadi Kapolres Bangkalan. Budi dari KPK berkata Rossa punya pengalaman dan integritas. Pengalaman itu diharapkan membantu tugas barunya. KPK juga bilang pekerjaan penyidik tetap berjalan karena mereka bekerja bersama dalam satu tim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengalaman Rossa Purbo Bekti di KPK menjadi bekal dalam menjalankan tanggung jawab barunya sebagai Kapolres Bangkalan. KPK juga memastikan pergeseran personel tidak mengganggu penuntasan perkara karena penyidik bekerja secara kolaboratif. Hal ini menunjukkan kesinambungan kerja tetap diperhatikan di tengah perubahan penugasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali melakukan rotasi di Korpos Bhayangkara. Salah satunya adalah AKBP Rossa Purbo Bekti yang diangkat menjadi Kapolres Bangkalan.

Rossa diketahui merupakan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

1. Rossa disebut sosok berpengalaman

Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti di Sidang Hasto (IDN Times/Aryodamar)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Rossa merupakan sosok berintegritas dan berpengalaman.

"Selama bertugas di KPK, Mas Rosa dikenal sebagai insan komisi yang berintegritas dan memiliki pengalaman lengkap, termasuk dalam menangani sejumlah perkara besar dan strategis," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

2. Penegakan hukum diharapkan lebih kuat

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo (IDN Times/Aryodamar)

Budi menjelaskan bahwa pengalaman Rossa di KPK diharapkan bisa menjadi bekal. Sehingga penegakan hukum akan menjadi lebih kuat.

"Dedikasi tersebut tentunya menjadi bekal berharga dalam mengemban tugas dan tanggung jawab barunya nanti, untuk memperkuat komitmen penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik," kata Budi.

3. Penyidikan KPK tak akan terganggu

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (IDN Times/Aryodamar)

Budi memastikan kerja penyidik tak akan terganggu setelah ditinggal Rossa. Sebab, penyidik bekerja secara tim.

"Pemberantasan korupsi adalah kerja kolaboratif, termasuk dalam suatu penanganan perkara yang dilakukan secara teamwork. Sehingga pergeseran personil tidak akan mengganggu penuntasan perkara di KPK, dengan manajemen sumber daya," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article