Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah akan memberi perhatian lebih besar kepada nelayan dan petani di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikannya saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo.
Prabowo mengatakan, selama ini nelayan kerap kurang mendapat perhatian, padahal mereka memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin memperbaiki kesejahteraan nelayan dan petani di berbagai daerah.
"Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasibnya nelayan, berubah sekarang, pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia," kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (11/5/2026).
Berikut pernyataan lengkap Presiden Prabowo:
Hari ini saya berkesempatan mampir di Gorontalo. Saya mau lihat adanya Kampung Nelayan, Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah dirintis, dibangun di Gorontalo ini, ya.
Dan saya lihat tadi sudah ada pembuat es di sini, sudah ada gudang pendingin, beberapa fasilitas. Ini memang niat kita untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia, ya.
Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik, ya. Penghasilannya harus tambah karena para nelayan punya peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa kita. Para nelayan adalah menghasilkan protein, menghasilkan ikan. Ini sangat penting dan juga dunia sekarang sangat memerlukan ikan, protein.
Karena itu pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah Ekonomi Biru, Ekonomi Laut Biru, the Blue Ocean Economy. Blue Ocean Economy ini adalah sangat penting. Ini adalah karunia Yang Maha Kuasa. Kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi.
Menteri Kelautan dan Perikanan Pak Trenggono, Pak Sakti Wahyu Trenggono, ikut saya tadi kita dari Miangas, kita akan segera bangun juga desa nelayan di situ.
Juga saya ditemanin Menteri Luar Negeri. Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ASEAN. Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada banyak sekali kita kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar.
Dan para nelayan yang punya jasa besar dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita. Kita tahun ini kita akan bangun, kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini totalnya tahun ini 1.386. Dan tahun depan kita akan bangun lagi berapa tahun depan? 1.000. Dan seterusnya kita akan bangun tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000. Kita seluruh Indonesia punya 12.000 desa nelayan.
Ya ini pekerjaan besar tapi kita bangsa yang berani. Saya sering diejek Prabowo ini ini Prabowo itu itu tapi saya tidak ragu-ragu untuk rakyat kita tidak ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera. Saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik.
Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti Bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30 nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar.
Ya kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil.
Ya terima kasih, cukup ya dari saya? Cukup? Apa? Lagi? Lanjut? Apa lagi yang saya bicara?
Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Sudah? Ada yang belum? Ada yang belum? Iya nanti yang belum dicatat ya segera kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya.
Yang tidak perlu nggak apa-apa ya kan? Kalau anak-anak orang kaya nggak perlu nggak apa-apa, bener iya nggak dipaksa tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar kita ingin anak-anak rajin belajar. Betul?
Gimana Walikota, Bupati, sekolah-sekolah di Gorontalo sudah terima layar, layar pintar sudah? Satu tapi mulai tahun ini tiap sekolah akan terima 3. Berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada 4 ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar karena dia memang pintar. Kita bisa gunakan interaktif.
Tahun depan kita tambah lagi nantinya semua ruang kelas akan punya layar-layar pintar itu saudara-saudara. Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit dia bisa dibantu dari pusat pelajarannya, tambahan silabusnya, bantuan-bantuan bahan kita bisa langsung waktu yang riil real time kita akan bisa dan kita bisa monitor semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta.
Jadi kalau ada guru-guru yang nggak masuk kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk pada hari itu.
Ya pendidikan sangat penting untuk anak-anak kita kita akan bangun seluruh negara kita berada dalam keadaan kuat. Banyak negara panik, kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara.
Kita bangsa yang kaya tapi yang penting sekarang kekayaan harus bisa kita kuasai, harus bisa kita kelola dengan baik. Ya kalau kita malas kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain.
Saudara-saudara, saya kira itu dari saya terima kasih atas bantuan dan semangat saudara-saudara terima kasih atas penerimaan saudara-saudara kepada saya ya semoga Tuhan Yang Maha Besar selalu menyertai bapak-bapak ibu-ibu sekalian.
Saya mengerti saya mantan tentara saya, mengerti nelayan itu menghadapi risiko yang besar, di laut itu tidak main-main, cuaca bisa berubah, arus bisa berubah ya saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu.
Saya terima kasih untuk itu saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati para nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia. Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasibnya nelayan, berubah sekarang pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia.
Terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih, sampai berjumpa kembali ya. Nanti kalau tahun depan kapal-kapalmu lebih bagus nanti saya diundang ke sini saya mau lihat kapal-kapal itu ya, terima kasih.
