Jakarta, IDN Times - Anak pendiri Sariayu Martha Tilaar, Bryan Tilaar, mengungkap pesan yang sering disampaikan sang ibunda semasa hidupnya. Dia mengatakan, Martha Tilaar sering kali menekankan bahwa dalam berbisnis harus dijalankan dengan kejujuran, etika, dan moral.
"Kalau ibu bilang ya silahkan kita berbisnis. Ya bisnis harus dengan baik, harus dengan halal, harus dengan etika, harus dengan jujur, moral," ujar Bryan di rumah duka, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Sementara sang anak bungsu, Kilala Tilaar, mengatakan, ibundanya kerap menekankan bahwa industri kosmetik harus bisa membantu perekonomian petani Indonesia melalui pengolahan bahan bakunya.
"Dia selalu bilang, jangan sampai petani Indonesia miskin. Petani harus didukung supaya Indonesia punya ketergantungan terhadap import bahan baku itu menjadi enggak 85 persen tapi menjadi 50 persen," kata Kilala.
Menurut Martha, masyarakat harus menjadi pemain, bukan sekadar pasar. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian industri kecantikan dalam negeri agar tidak terus bergantung pada produk impor.
Martha Tilaar yang meninggal dunia pada Rabu. Kabar duka tersebut disampaikan oleh keluarga besar Marta Thilaar Group. Diketahui, Martha Tilaar tutup usia diumurnya yang ke-89 tahun, pada pagi hari pukul 06.22 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
