Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Melalui Srikandi, PLN Perkuat Peran Perempuan di Sektor Energi
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power, Endang Astharanti (tengah), saat berdialog dengan para petugas. Lingkungan kerja yang inklusif membuka ruang yang setara bagi perempuan untuk berkontribusi dan mengambil peran strategis, termasuk di sektor kelistrikan yang selama ini identik dengan dunia kerja yang didominasi laki-laki.
  • PLN memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja inklusif dan women friendly, mendukung perempuan untuk berkembang profesional sekaligus berperan dalam keluarga melalui peringatan International Women’s Day di Kantor Pusat PLN.
  • Berbagai inisiatif pemberdayaan perempuan dijalankan PLN, seperti program kepemimpinan, mentoring, dan ruang kolaborasi agar semakin banyak perempuan berkontribusi strategis di sektor energi kelistrikan.
  • Melalui program ESG dan Community Development seperti Srikandi Movement serta Desa Siaga Bencana, PLN mendorong keterlibatan perempuan dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PLN (Persero) menggelar kegiatan peringatan International Women’s Day untuk memperkuat peran perempuan di sektor energi melalui program Srikandi dan berbagai inisiatif pemberdayaan.
  • Who?
    Kegiatan melibatkan PT PLN (Persero), Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri, serta Psikolog Rose Mini Agoes Salim dari Universitas Indonesia.
  • Where?
    Acara berlangsung di Kantor Pusat PLN, Jakarta.
  • When?
    Kegiatan digelar pada Jumat, 13 Maret, bertepatan dengan momentum peringatan International Women’s Day.
  • Why?
    PLN ingin menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung perempuan agar dapat berkontribusi lebih besar dalam kemajuan sektor energi nasional.
  • How?
    Pemberdayaan dilakukan melalui program pengembangan kepemimpinan, mentoring, ruang kolaborasi inovatif, serta inisiatif sosial seperti Srikandi Movement dan Community Development berbasis ESG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan suportif bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan sektor energi di Indonesia. Hal ini tecermin dalam momentum peringatan International Women’s Day yang digelar di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (13/3).

1. Upaya menciptakan lingkungan kerja women friendly

Psikolog sekaligus Guru Besar Tetap Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, mengapresiasi upaya PLN dalam menciptakan lingkungan kerja yang women friendly, sehingga perempuan dapat berkembang secara profesional sekaligus menjalankan peran penting di keluarga.

Psikolog sekaligus Guru Besar Tetap Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, mengapresiasi upaya PLN dalam menciptakan lingkungan kerja yang women friendly, sehingga perempuan dapat berkembang secara profesional sekaligus menjalankan peran penting di keluarga.

“Lingkungan kerja yang mendukung dan support dari keluarga membuat perempuan lebih percaya diri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat,” ujar Rose Mini.

2. PLN terus menghadirkan berbagai inisiatif pemberdayaan perempuan

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, dalam momentum peringatan International Women’s Day yang digelar di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (13/3) menyampaikan bahwa PLN terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan suportif bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan sektor energi di Indonesia.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menuturkan bahwa momentum International Women’s Day menjadi pengingat pentingnya membuka ruang yang setara bagi perempuan untuk berkontribusi dan mengambil peran strategis, termasuk di sektor kelistrikan yang selama ini identik dengan dunia kerja yang didominasi laki-laki.

“Di sektor energi kelistrikan seperti di PLN, semakin banyak perempuan yang hadir sebagai profesional kompeten, memimpin tim, hingga mengelola proyek-proyek strategis yang mendukung penyediaan listrik andal bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sektor energi di Indonesia,” ujar Arsyadany.

PLN sendiri terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendorong pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja, mulai dari program pengembangan kepemimpinan, mentoring, hingga ruang kolaborasi yang mendorong lahirnya inovasi dari para pegawai perempuan.

“Kami ingin semakin banyak perempuan di PLN yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya. Ketika perempuan diberi ruang untuk bertumbuh, yang tumbuh bukan hanya dirinya, tetapi juga organisasi dan masa depan yang kita bangun bersama,” ujar Arsyadany.

3. Komitmen PLN memberikan dampak positif bagi masyarakat

Potret Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN, Sinthya Roesly (kedua dari kanan), saat meninjau kondisi dapur umum di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, pascabencana banjir. Sebagai figur pemimpin di PLN, ia ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Selain itu, PLN juga mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai program Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui inisiatif Community Development yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Beragam inisiatif telah dijalankan, mulai dari pengelolaan sampah, pemberdayaan perempuan, program Srikandi Movement yang berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan, hingga program Desa Siaga Bencana yang mendukung ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim.

“PLN ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, termasuk melalui peran aktif para Srikandi,” ujar Arsyadany. (WEB)

Editorial Team