Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PLN Siagakan 4.769 SPKLU untuk Layani Pemudik dengan Kendaraan Listrik
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto (kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan PLN, Joni (kedua dari kanan) dan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kanan) ketika mengecek langsung layanan EV-TAP atau sistem pembayaran kartu uang elektronik di SPKLU Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak pada Senin (16/3). (Dok. PLN)
  • PLN menyiagakan 4.769 SPKLU di 3.097 lokasi seluruh Indonesia untuk mendukung pemudik kendaraan listrik selama Idulfitri 1447 H, dengan kesiapan infrastruktur yang ditinjau langsung oleh Dirut PLN.
  • Diperkirakan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik digunakan untuk mudik tahun ini, meningkat 60 persen dari tahun lalu; PLN juga menyiapkan ribuan SPKLU dan personel siaga di jalur utama.
  • PLN menghadirkan fitur digital seperti Trip Planner, Antreev, dan EV-TAP dalam aplikasi PLN Mobile agar pengguna EV dapat merencanakan perjalanan, memantau antrean, serta melakukan pembayaran lebih mudah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PLN (Persero) menyiagakan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia untuk melayani pemudik kendaraan listrik selama periode Idulfitri 1447 Hijriah.
  • Who?
    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, bersama lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal selama arus mudik Lebaran.
  • Where?
    Kesiapan SPKLU tersebar di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia, termasuk jalur tol dan non-tol di Sumatra, Jawa, serta Bali; salah satunya di Rest Area KM 43A Tangerang, Banten.
  • When?
    Peninjauan kesiapan dilakukan pada Senin, 16 Maret 2024, menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik yang diperkirakan mencapai lebih dari 23 ribu unit selama perjalanan mudik tahun ini.
  • How?
    PLN menyiapkan SPKLU tetap beroperasi optimal dengan dukungan layanan digital seperti Trip Planner dan Antreev dalam aplikasi PLN Mobile serta menyediakan SP
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) menyiagakan sebanyak 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh penjuru negeri guna melayani pemudik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada periode Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapsiagaan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat mengecek SPKLU, salah satunya di Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, Senin (16/3).

Peninjauan ini dilakukan untuk menyiagakan seluruh infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di jalur strategis beroperasi optimal dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran tahun ini.

“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini. Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Darmawan.

1. Diperkirakan penggunaan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) dan Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) ketika menyimak paparan mengenai kesiapsiagaan SPKLU melayani periode mudik Idul Fitri 1447 H dari General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kanan) di Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak pada Senin (16/3). (Dok. PLN)

Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, penggunaan EV untuk perjalanan mudik tahun ini juga diproyeksikan meningkat signifikan. PLN memperkirakan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik akan digunakan masyarakat untuk perjalanan mudik, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu.

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, PLN bersama para mitra terus mempercepat pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di berbagai wilayah. Saat ini tercatat 4.769 unit SPKLU telah tersedia di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.

“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” ujar Darmawan.

2. PLN menyiagakan ribuan SPKLU

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (kedua dari kanan), EVP Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini (kanan) dan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kiri) tengah menyapa dan memberikan bingkisan cendera mata kepada salah seorang pengguna kendaraan listrik di posko siaga kelistrikan Rest Area 43 Tol Jakarta-Merak pada Senin (16/3). (Dok. PLN)

Sementara itu, khusus di jalur mudik Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik lokasi yang tersebar di sepanjang rute perjalanan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 284 unit SPKLU berada di 99 lokasi ruas jalan tol, sementara 1.203 unit lainnya tersebar di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur utama perjalanan mudik.

Kesiapan infrastruktur tersebut turut didukung oleh lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan layanan kepada pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang disiagakan di sejumlah titik exit tol. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan dukungan layanan digital guna meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam superapps PLN Mobile.

3. Dilengkapi dengan layanan digital yang memudahkan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) didampingi Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto (kiri) dan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kedua dari kiri) ketika membantu pengisian daya kendaraan listrik milik salah seorang pemudik di SPKLU Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak pada Senin (16/3). (Dok. PLN)

Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan sekaligus merencanakan pengisian daya secara lebih efisien. Selain itu, PLN juga menghadirkan fitur Antreev yang memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time melalui skema Antreev Walk-in.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV pada aplikasi PLN Mobile, sehingga perjalanan mudik dengan kendaraan listrik dapat direncanakan dengan lebih baik dan nyaman,” ujar Darmawan.

Tidak hanya itu, PLN juga makin memanjakan para pengguna kendaraan listrik melalui layanan pembayaran EV-TAP. Hingga saat ini, sebanyak 20 unit SPKLU di rest area yang tersebar sepanjang jalur mudik Trans Jawa telah dilengkapi dengan sistem pembayaran melalui kartu uang elektronik, sehingga proses pengisian daya kendaraan listrik makin mudah dan fleksibel.

Selain itu, pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan terkait pengisian daya juga dapat menghubungi layanan SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile maupun hotline WhatsApp 0877-71112-123 yang tersedia selama 24 jam. (WEB)

Editorial Team