Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PLN Siapkan Cadangan Daya 16.950 MW, Pasokan Listrik Aman Saat Lebaran
PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. (Dok. PLN)
  • PLN menyiapkan cadangan daya nasional sebesar 16.950 MW untuk memastikan pasokan listrik aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H, dengan proyeksi beban puncak mencapai 35.017 MW.
  • Sebanyak 72.053 personel disiagakan di 3.700 posko dengan dukungan ribuan kendaraan dan peralatan seperti genset, UPS, serta gardu bergerak guna menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
  • PLTGU Cilegon berkapasitas 740 MW menjadi pembangkit strategis yang menopang sistem Jawa–Madura–Bali, dengan seluruh unit mesin dalam kondisi prima untuk mendukung pasokan listrik industri dan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PLN menyiapkan cadangan daya listrik nasional sebesar 16.950 megawatt untuk memastikan pasokan listrik tetap aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
  • Who?
    PT PLN (Persero) melalui Direktur Utama Darmawan Prasodjo dan Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernardus Sudarmanta memimpin kesiapan sistem kelistrikan nasional bersama lebih dari 72 ribu personel siaga.
  • Where?
    Kesiapan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk peninjauan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten, yang menjadi bagian sistem Jawa–Madura–Bali.
  • When?
    Kegiatan peninjauan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah dengan masa siaga selama momen tersebut.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan.
  • How?
    PLN menyiagakan ribuan personel di 3.700 posko, menyediakan peralatan seperti genset, UPS, gardu bergerak, serta truk crane, sambil memastikan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo seusai meninjau langsung kesiapan sejumlah pembangkit strategis, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten pada Senin (16/3).

Darmawan menjelaskan, secara nasional PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada periode Idulfitri tahun ini akan mencapai 35.017 megawatt (MW). Dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW, masih terdapat cadangan daya yang mencukupi sebesar 16.950 MW.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia," ujar Darmawan.

1. Berbagai persiapan telah dilakukan

PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. (Dok. PLN)

Dia melanjutkan, kesiapan ini diperoleh lewat asesmen ketat yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, mulai dari sisi hulu, yakni pembangkitan, hingga sisi hilir pada jaringan distribusi ke pelanggan.

“Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri” ujar Darmawan.

Selain itu, PLN juga menyiagakan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode RAFI 2026. Mobilitas personel tersebut didukung oleh 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit motor operasional guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.

"Petugas kami all out untuk terus menjaga agar suplai listrik aman di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan berlapis di lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seperti tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit," ujar Darmawan.

2. PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung

PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. (Dok. PLN)

Guna mendukung operasional di lapangan, PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), serta 429 unit truk crane yang siap digunakan. Upaya ini dilakukan agar suplai listrik yang andal untuk masyarakat terus terjaga.

“Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” kata Darmawan.

Sementara itu, khusus pada sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali (Jamali), PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW, sehingga sistem tetap dalam kondisi aman dengan cadangan daya sekitar 11.044 MW.

3. Komitmen menghadirkan listrik andal

Ilustrasi PLN Mobile, aplikasi untuk pembayaran tagihan listrik secara online. (Dok. PLN UID Sulselrabar)

Dalam kunjungannya, Darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang menjadi salah satu pembangkit strategis dalam menopang sistem kelistrikan di wilayah Jamali. PLTGU Cilegon yang dioperasikan oleh subholding PLN Indonesia Power ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 740 MW, yang terdiri dari dua unit turbin gas masing-masing 240 MW serta satu unit turbin uap 260 MW.

Pembangkit ini berperan penting dalam menopang keandalan subsistem 150 kilovolt (kV) Cilegon yang memasok kebutuhan listrik untuk kawasan industri serta masyarakat di wilayah Banten, sekaligus terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa–Bali.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta menegaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan agar seluruh unit pembangkit dalam kondisi optimal untuk mendukung keandalan sistem selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

"Seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri," kata Bernadus. (WEB)

Editorial Team