Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PMI Dirikan 456 Pos Siaga Lebaran di 24 Jam, Cek Fasilitasnya
Palang Merah Indonesia (PMI) dirikan 456 Pos Siaga Lebaran. (Dok. PMI)
  • PMI mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran di 24 provinsi, beroperasi H-7 hingga H+7 Lebaran dengan dukungan 6.905 personel dan 377 armada ambulans serta mobil jenazah.
  • Pos siaga ditempatkan di jalur strategis seperti Pantura, Trans Jawa, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, kawasan wisata, serta titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
  • Layanan yang disediakan meliputi pertolongan pertama, ambulans, konsultasi kesehatan gratis, distribusi air minum, serta imbauan menjaga kesehatan selama perjalanan mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia. Pos siaga ini beroperasi selama H-7 hingga H+7 Lebaran untuk membantu pemudik dan masyarakat yang melakukan perjalanan.

Sebanyak 6.905 personel PMI diterjunkan untuk bertugas di berbagai titik strategis, didukung oleh 377 armada ambulans dan mobil jenazah guna memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat dan responsif selama periode mudik.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan bahwa kehadiran Pos Siaga Lebaran untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat selama perjalanan mudik.

"PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian di perjalanan. Jika terjadi keadaan darurat, relawan PMI siap memberikan pertolongan pertama, layanan ambulans, hingga rujukan medis di Pos Siaga Lebaran yang kami dirikan di berbagai jalur mudik," ujar Jusuf Kalla dalan keterangannya, Senin (16/3/2026).

1. Posko di sejumlah tempat strategis

Palang Merah Indonesia (PMI) dirikan 456 Pos Siaga Lebaran. (Dok. PMI)

Lebih lanjut, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Fachmi Idris, menjelaskan posko siaga lebaran PMI ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang akan dilewati para pemudik.

"Pos Siaga Lebaran PMI didirikan di berbagai lokasi strategis yang menjadi titik konsentrasi pemudik, seperti jalur Pantura, jalur Trans Jawa, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan penyeberangan, bandara, kawasan wisata, serta titik rawan kecelakaan dan kemacetan," ujar Fachmi Idris.

2. Konsultasi kesehatan gratis

Palang Merah Indonesia (PMI) dirikan 456 Pos Siaga Lebaran. (Dok. PMI)

Di Pos Siaga Lebaran, PMI menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, antara lain Pertolongan pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat, layanan ambulans dan evakuasi medis untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain itu juga pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan tekanan darah, kondisi umum, dan konsultasi kesehatan ringan bagi pemudik. Tidak hanya itu, PMI juga mendistribusikan air minum untuk para pemudik.

3. Jaga kesehatan selama mudik

Palang Merah Indonesia (PMI) dirikan 456 Pos Siaga Lebaran. (Dok. PMI)

Dalam pelaksanaannya, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Pelindo, Angkasa Pura, Basarnas, RAPI, ORARI, Dinas Pariwisata, serta Pramuka.

PMI mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan, beristirahat secara berkala, serta memanfaatkan Pos Siaga Lebaran PMI apabila membutuhkan bantuan medis maupun kemanusiaan. Pemudik juga dapat menggunakan aplikasi mobile Pertolongan Pertama Palang Merah yang dapat diunduh di Google play store.

Editorial Team