Jakarta, IDN Times – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengungkapkan, apa yang telah dilakukan oleh sejumlah pengurus dengan menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) untuk melengserkan dirinya adalah ilegal.
Polemik Partai Hanura, Oesman Sapta Odang: Itu Munaslub Ilegal

1. Jangan gunakan cara ilegal
“Itu Munaslub ilegal. Masa tokoh politikus nasional menggunakan cara-cara ilegal. Tidak bagus itu,” jelasnya saat ditemuai awak media saat menggelar silahturahmi di kediamannya, Selasa (16/1).
Ia pun mengungkapkan rasa kecewanya, mengingat ada perpecahan di internal Partai Hanura. Dan selanjutya akan melakukan penertiban kepada siapa saja yang dianggap melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.
2. Perkenalkan Sekjen Partai Hanura yang baru
Pada kesempatan tersebut, Oesman Sapta memperkenalkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura yang baru, Heri Lontung.
"Ini Heri Lontung Sekjen Hanura yang baru. Yang lama sudah dipecat," kata OSO.
3. Jangan rebut posisi dengan melanggar aturan partai
OSO juga mengatakan, ia tak bermaksud ngotot untuk mempertahankan kursi ketua umum. Ia tak mau posisinya direbut dengan melanggar aturan partai.
Ia menegaskan, yang bisa menggelar Munaslub adalah dirinya sebagai ketua umum.
Jika memang ia dianggap tak pantas lagi memimpin Partai Hanura, maka ia akan dengan sukarela menggelar Munaslub untuk memilih ketua umum baru.
"Silakan datang ke saya, ajukan surat untuk menggelar Munaslub, pasti saya teken," kata OSO.
Curated For You
- 5 Sosok Ini Bakal Ramaikan Pilkada Jawa Barat 201826 Des 2017, 21:50 WIB
- 27 DPD Beberkan 3 'Dosa' OSO Selama Memimpin Partai Hanura16 Jan 2018, 18:35 WIB
- 27 DPD Partai Hanura Ajukan Mosi Tidak Percaya pada OSO16 Jan 2018, 18:20 WIB
- Dipecat dari Partai Hanura Versi Hotel Ambhara, OSO: Akan Kita Pecat Balik15 Jan 2018, 15:55 WIB
- 5 Sosok Ini Bakal Ramaikan Pilkada Jawa Barat 201826 Des 2017, 21:50 WIB
- 27 DPD Beberkan 3 'Dosa' OSO Selama Memimpin Partai Hanura16 Jan 2018, 18:35 WIB
- 27 DPD Partai Hanura Ajukan Mosi Tidak Percaya pada OSO16 Jan 2018, 18:20 WIB
- Dipecat dari Partai Hanura Versi Hotel Ambhara, OSO: Akan Kita Pecat Balik15 Jan 2018, 15:55 WIB