Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Bakal Ganti BNN Jadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika
Satgas PKH serahkan hasil penagihan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara pada Selasa (6/10/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Presiden Prabowo Subianto mewacanakan perubahan nama Badan Narkotika Nasional menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika saat acara di Kejaksaan Agung, Jakarta.
  • Prabowo tidak menjelaskan alasan perubahan nama tersebut, namun menyatakan BNN selama ini telah bekerja baik dalam memberantas jaringan narkoba.
  • Prabowo menyoroti penertiban kampung narkoba yang berisiko bagi aparat, termasuk petugas kepolisian yang terluka dan gugur saat menjalankan tugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (6/10/2026)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana mengganti nama Badan Narkotika Nasional menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana mengganti nama Badan Narkotika Nasional menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana tersebut; BNN dan petugas kepolisian turut disebut terkait pemberantasan narkotika.
  • Where?
    Wacana itu disampaikan di Kejaksaan Agung, Jakarta.
  • When?
    Selasa, 6 Oktober 2026, saat acara penyerahan hasil penagihan denda administratif bidang kehutanan oleh Satgas PKH.
  • Why?
    Alasan penggantian nama per saat ini masih belum diketahui. Prabowo menyoroti pemberantasan jaringan narkoba dan penertiban kampung narkoba.
  • How?
    Prabowo menyatakan nama BNN akan diperbaiki menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai tahapan perubahan nama tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo ingin mengganti nama BNN menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika. Ia bilang BNN sudah bekerja baik melawan narkoba. Polisi juga menertibkan kampung narkoba. Kadang petugas diserang saat masuk. Prabowo sedih karena ada polisi terluka dan meninggal. Sekarang nama baru itu masih rencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Wacana perubahan nama BNN mencerminkan perhatian pemerintah terhadap penguatan penanggulangan narkotika, sambil mengakui kerja lembaga tersebut yang dinilai telah baik memburu jaringan dan menertibkan kampung narkoba. Sorotan terhadap risiko yang dihadapi petugas juga menegaskan penghargaan pada keberanian aparat dalam menjalankan tugasnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana ingin mengganti nama Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika. Namun, Prabowo tak menjelaskan alasan ingin mengganti nama tersebut.

Hal itu Prabowo sampaikan dalam acara penyerahan hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan sebesar Rp13.241.335.681.910,13 oleh Satgas Penertiban Kawas Hutan (PKH), Selasa (6/10/2026), di Kejaksaan Agung, Jakarta.

"BNN badan melawan narkotika ya? Yang kita nanti akan perbaiki namanya, ya, Badan Nasional Penanggulangan Narkotika," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, BNN selama ini sudah bekerja dengan baik dalam memberantas jaringan narkoba. Selain itu, kampung-kampung narkoba juga sudah berkali-kali ditertibkan.

"Rupanya, di Indonesia ini adalah kampung-rupanya narkoba, ada kampung narkoba. kalau petugas masuk petugas yang diserang," ujar dia.

Prabowo prihatin apabila ada petugas yang terluka dan gugur saat menertibkan kampung narkoba.

"Sudah beberapa petugas kepolisian yang mati mau tertibkan narkoba," kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article