Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo: Kalau Pemerintah Dinilai Tak Baik, Ganti Pakai Mekanisme Damai
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas), Selasa (7/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak masalah jika pemerintahannya dikritik atau ingin diganti, asalkan melalui mekanisme damai sesuai UUD 1945.
  • Prabowo menyebut pergantian presiden di Indonesia selalu berlangsung damai, mencontohkan Sukarno, Soeharto, dan Gus Dur yang turun tanpa kekerasan.
  • Ia mengajak masyarakat percaya pada sistem kenegaraan yang telah diatur para pendiri bangsa serta yakin pada kekuatan Indonesia sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 April 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam rapat kerja pemerintah di Istana Merdeka bahwa pergantian pemerintahan harus dilakukan secara damai sesuai mekanisme UUD 1945. Ia menegaskan tidak masalah jika ada pihak yang ingin mengganti pemerintah melalui pemilu atau impeachment asalkan mengikuti saluran konstitusional.

kini

Pernyataan Prabowo menjadi penegasan sikap pemerintah terhadap kritik dan mekanisme demokratis dalam pergantian kekuasaan di Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pergantian pemerintahan diperbolehkan asalkan dilakukan melalui mekanisme damai sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kerja pemerintah yang dihadiri jajaran pejabat negara.
  • Where?
    Pernyataan tersebut disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026.
  • Why?
    Prabowo menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan kedamaian dalam proses politik serta menghormati mekanisme konstitusional yang berlaku di Indonesia.
  • How?
    Ia menjelaskan bahwa pergantian pemerintahan dapat dilakukan melalui pemilihan umum atau impeachment sesuai jalur DPR, MK, dan MPR tanpa kekerasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Prabowo bilang kalau ada orang yang tidak suka sama pemerintah, boleh saja ganti tapi harus dengan cara baik dan damai. Katanya bisa lewat pemilihan umum atau lewat aturan dari DPR dan MPR. Dulu juga presiden-presiden Indonesia turun dengan tenang. Sekarang Pak Prabowo minta semua orang percaya pada Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Prabowo menunjukkan komitmen terhadap prinsip demokrasi dan supremasi hukum, dengan menegaskan bahwa pergantian pemerintahan seharusnya dilakukan secara damai sesuai konstitusi. Sikap terbuka terhadap kritik ini mencerminkan keyakinan pada kedewasaan politik bangsa serta penghargaan terhadap warisan para pendiri negara yang telah merancang sistem bernegara yang tertib dan berkeadaban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto tidak masalah apabila ada pihak yang mengkritik pemerintahannya. Oleh karena itu, Prabowo juga tak masalah apabila ada pihak yang ingin mengganti pemerintahan yang sedang berkuasa.

Asalkan, kata Prabowo, mengganti dengan mekanisme yang diatur sesuai Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya gantilah pemerintah itu, ada mekanismenya dengan baik, dengan damai. Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah. Bisa juga melalui impeachment, tidak ada masalah. Tapi impeachment yang melalui saluran, ada salurannya DPR, MK, MPR, dilakukan tidak masalah," ujar Prabowo di rapat kerja pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Prabowo mengatakan, dalam sejarah Indonesia, semua Presiden Indonesia turun jabatannya dengan damai, termasuk Presiden pertama Sukarno dan Presiden kedua Soeharto

"Dalam sejarah kita telah terjadi beberapa pergantian, Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai melalui proses, tidak melalui kekerasan," kata dia.

Prabowo mengatakan, sistem bernegara sudah diatur dengan baik oleh para pendiri bangsa.

"Percayalah pada kekuatan kita sendiri. Percayalah pada Indonesia," imbuhnya.

Editorial Team