Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengaku senang gaji hakim di Indonesia bisa lebih besar dari Malaysia. Prabowo ketahui mengenai hal itu saat bertemu dengan Ketua Hakim Negara Malaysia.
Ketika itu, Ketua Hakim Negara Malaysia menyampaikan kepada Presiden Prabowo, untuk pertama kalinya, gaji hakim Indonesia lebih besar dari Malaysia. Hal itu Prabowo sampaikan dalam pidatonya di acara penyerahan dana sitaan sebesar Rp10.270.051.886.464 serta lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) ke pemerintah di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
"Saya harus cerita begini karena saya ada suatu kepuasan minggu lalu, Ketua Mahkamah Agung ketemu saya. Dan beliau sampaikan ke saya, beliau habis rapat ketua-ketua Mahkamah Agung se-ASEAN. Kemudian Ketua Mahkamah Agung Malaysia sampaikan ke Ketua Mahkamah Agung Indonesia," ujar Prabowo.
"Disampaikan, 'Yang Mulia, saya salut sama Indonesia',dia bilang, 'pertama kali gaji hakim Indonesia di atas gaji hakim Malaysia'. Dan gaji hakim paling junior Indonesia, ceritanya ya, yang paling junior sudah hampir dua kali gaji hakim paling junior Malaysia," sambungnya.
Prabowo mengatakan, di masa pemerintahannya, gaji hakim mendapat kenaikan gaji hingga 300 persen.
"Karena pemerintah yang saya pimpin, salah satu langkah kita pertama adalah menaikkan gaji-gaji hakim kita hampir 300 persen. Saya maunya 300 persen, tapi Menteri Keuangan hanya setuju 280 persen," ucap dia.
Selain itu, Prabowo juga mendapat cerita dari Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto yang baru bertemu dengan ketua Mahkamah Agung Singapura. Cerita itu berupa apresiasi karena sudah mendapat kenaikan gaji.
"Kemudian Ketua Mahkamah Agung Indonesia, Profesor Sunarto ya, laporkan lagi ke saya, 'Pak, Ketua Mahkamah Agung Singapura juga sampaikan ke saya, selamat Yang Mulia, penghasilan Anda sekarang, penghasilannya Ketua Mahkamah Agung Indonesia sudah di atas penghasilannya Ketua Mahkamah Agung Singapura," kata dia.
Mendengar laporan itu, Prabowo bergumam senang. Dengan menaikkan gaji hakim, Prabowo yakin kasus suap dan disuap di peradilan bisa ditekan.
"Karena itu hakim-hakim kita harus kita hormati, harus dipilih dengan baik dan harus dikasih penghasilan yang cukup supaya hakim-hakim kita tidak bisa disogok. Saya juga sudah instruksikan Menteri Perumahan Rakyat untuk membuat rumah jabatan untuk semua hakim," kata dia.
