Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Anung: Makin Diviralkan, Penanganan Sungai Ciliwung Makin Cepat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung DPRD (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai viralnya video kondisi Sungai Ciliwung di Menteng membantu percepatan penanganan karena memperluas perhatian publik terhadap masalah lingkungan tersebut.
  • Pramono menjelaskan fokus sebelumnya ada pada normalisasi segmen Cawang yang kini pembebasan lahannya sudah tuntas, membuka jalan untuk tahap pengerjaan berikutnya di wilayah lain.
  • Pemerintah menargetkan pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi selesai dalam satu tahun agar aliran air dari Ciliwung dan Pluit bisa lebih lancar menuju laut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
beberapa hari lalu

Pengerukan dilakukan di pertemuan Sungai Ciliwung dan Kali Krukut untuk mengatasi sedimentasi yang menahan aliran air ke laut.

13 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi video viral kondisi Sungai Ciliwung di Menteng dan menyatakan bahwa viralnya isu mempercepat penanganan. Ia juga menyebut pembebasan lahan normalisasi segmen Cawang sudah selesai dan menargetkan pengerukan 178 ribu meter kubik sedimen rampung dalam satu tahun.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah video viral memperlihatkan kondisi Sungai Ciliwung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat yang dipenuhi semak dan endapan lumpur, memicu kekhawatiran warga serta tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi laporan warga dan video viral tersebut, serta menjelaskan langkah penanganan sungai oleh pemerintah provinsi.
  • Where?
    Kejadian terjadi di Sungai Ciliwung kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan kegiatan normalisasi juga berlangsung di segmen Cawang dan pertemuan Ciliwung–Krukut.
  • When?
    Pernyataan disampaikan Pramono pada Senin, 13 April 2026, setelah video kondisi sungai ramai dibicarakan di media sosial beberapa hari sebelumnya.
  • Why?
    Banyaknya semak dan sedimentasi di Sungai Ciliwung dikhawatirkan menghambat aliran air serta menimbulkan hewan liar dan nyamuk sehingga perlu percepatan penanganan.
  • How?
    Pemerintah Provinsi DKI melakukan normalisasi sungai dengan pembebasan lahan di segmen Cawang yang telah selesai dan pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimen ditargetkan rampung dalam satu tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada video sungai Ciliwung di Menteng yang banyak rumput dan lumpur. Orang-orang takut ada hewan dan nyamuk. Pak Gubernur Pramono bilang kalau videonya ramai, kerja bersihin sungai jadi lebih cepat. Sekarang tanah di Cawang sudah beres, dan sungainya mau dikeruk biar air bisa jalan lancar ke laut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernyataan Gubernur Pramono menunjukkan bahwa perhatian publik terhadap kondisi Sungai Ciliwung membawa dampak positif, karena viralnya video justru mempercepat langkah penanganan. Dengan selesainya pembebasan lahan normalisasi di segmen Cawang dan disetujuinya pengerukan sedimen besar-besaran, upaya perbaikan aliran sungai kini berjalan lebih terarah dan konkret.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi Sungai Ciliwung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dipenuhi semak belukar, viral di media sosial. Warga khawatir banyaknya rumput dan endapan lumpur memicu timbulnya hewan liar dan nyamuk.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai, sorotan publik di media sosial justru membantu mempercepat penanganan kondisi Sungai Ciliwung yang dikeluhkan warga di kawasan Menteng.

“Semakin diviralkan menurut saya makin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau,” ujar Pramono di Gedung DPRD Jakarta, Senin (13/4/2026).

1. Pembebasan lahan untuk normalisasi segmen Cawang sudah selesai

Kondisi sungai Ciliwung. (Instagram.com/ombrill)

Ia menjelaskan, sebelumnya fokus penanganan berada pada normalisasi segmen Cawang, yang pembebasan lahannya kini relatif sudah tuntas.

"Kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Sungai Ciliwung yang segmen Cawang. Dan alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai," ucapnya

2. Pengerukan sedimen di Kali Krukut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono juga mencontohkan pengerukan di pertemuan Sungai Ciliwung dan Kali Krukut beberapa hari lalu yang menunjukkan sedimentasi membuat aliran air tertahan sebelum menuju laut.

"Seperti yang kemarin waktu kapan yang dilakukan pengerukan untuk yang beberapa hari lalu di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut, itu juga menjadi sumber apa, air tidak bisa segera turun ke laut," katanya.

3. Pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi ditargetkan selesai setahun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Karena itu, ia menyetujui pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi yang ditargetkan rampung dalam satu tahun, agar aliran air dari Ciliwung maupun dari kawasan Pluit bisa lebih lancar mengalir ke laut.

“Maka dengan demikian saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 kubik yang mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini dikeruk, supaya air dari Pluit maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut,” ujarnya.

Editorial Team