Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel utilitas bawah tanah di Jakarta, akan segera dilanjutkan. Kepastian itu menyusul rampungnya payung hukum yang menjadi dasar pelaksanaan proyek tersebut.
Ia menegaskan, pemindahan kabel udara yang menjuntai ke dalam tanah ini sudah memang waktunya untuk dilakukan.
"Kemarin kami juga menerima kontraktor untuk SJUT. Memang sekarang ini sudah waktunya untuk dilanjutkan. Dulu tidak ada payung hukumnya, sekarang payung hukumnya sudah ada. Pergubnya juga kami tindak lanjuti sehingga pekerjaan akan segera dimulai di berbagai tempat supaya kabel-kabel ini bisa dimasukkan ke bawah tanah," ujar Pramono.
Menurut dia, penataan utilitas menjadi salah satu prioritas pemerintahannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Upaya tersebut diharapkan membuat wajah Jakarta lebih tertata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Selain penataan kabel bawah tanah, Pemprov DKI juga mempercepat pengembangan konektivitas transportasi dan penyediaan air bersih.
"Kalau ditanya apa yang paling penting, kalau buat saya satu kata jawabannya adalah membuat nyaman," tegasnya.
Di sektor transportasi, Pramono menargetkan jalur LRT yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai dapat diresmikan pada Agustus mendatang. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dari Manggarai menuju Dukuh Atas.
Sementara itu, pembangunan pedestrian deck di kawasan pusat kota juga terus dipercepat.
Revitalisasi Taman Semanggi ditargetkan rampung secara bertahap, dengan dua sisi selesai pada akhir tahun ini dan dua sisi lainnya dituntaskan menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027.
"Minggu-minggu ini juga teman-teman pasti akan melihat warna dari Taman Semanggi berubah. Saya menargetkan kan Taman Semanggi ada empat sisi maka dua sisi harus selesai di akhir tahun ini. Dua sisi selesai di Kado sampai dengan 22 Juni," ungkapnya.
Pemprov DKI juga mengebut pembangunan jalur penghubung pejalan kaki yang menghubungkan kawasan Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, dan Mandarin Oriental menuju Stasiun MRT.
Proyek yang semula ditargetkan selesai pada awal 2027 itu kini diupayakan rampung sebagai "kado" perayaan lima abad Jakarta.
Selain itu, Pramono mengatakan Pemprov DKI mulai menyiapkan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras Internasional sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di ibu kota.
"Jadi itulah yang saya lakukan dengan Pak Wakil Gubernur Jakarta (Rano Karno). Saya selalu dengan Pak Wagub membagi diri untuk bekerja bersama-sama. Sehingga dengan demikian mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman," tegasnya.
