Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Rombak 11 Pejabat DKI, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat di lingkungan Pemprov DKI di Balai kota, Rabu (15/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Balai Kota, termasuk Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Jakarta Selatan dan Budi Awaluddin sebagai Kadishub.
  • Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 385–388 Tahun 2026 serta rekomendasi BKN dan DPRD, memastikan proses mutasi dan promosi sesuai manajemen talenta Pemprov DKI.
  • Tiga pejabat mulai bertugas segera, empat berlaku 1 Juni, tiga lainnya per 1 Agustus, sementara satu pejabat menunggu SK pengangkatan sebagai Pejabat Fungsional Utama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
10 April 2026

Kepala BKN menerbitkan surat rekomendasi mutasi dan promosi pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

14 April 2026

Gubernur DKI Jakarta menetapkan Keputusan Nomor 385 Tahun 2026 sampai dengan 388 Tahun 2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pejabat tinggi pratama.

15 April 2026

Gubernur Pramono Anung melantik 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Balai Agung, Balai Kota Jakarta.

1 Juni 2026

Empat pejabat yang dilantik mulai resmi menjabat sesuai ketentuan pelantikan.

1 Agustus 2026

Tiga pejabat lain mulai berlaku masa jabatannya sebagaimana ditetapkan dalam pelantikan.

15 April 2027

Pramono kembali menegaskan pelantikan telah sesuai ketentuan dan menyampaikan daftar lengkap pejabat yang dilantik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pelantikan dan perombakan 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta oleh Gubernur Pramono Anung.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat, termasuk Syafrin Liputo, Budi Awaludin, Marulina Dewi Mutiara, serta sejumlah kepala dinas dan wali kota administrasi.
  • Where?
    Acara pelantikan berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta.
  • When?
    Pelantikan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026. Beberapa pejabat mulai bertugas efektif pada tanggal berbeda hingga Agustus 2026.
  • Why?
    Perombakan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 385–388 Tahun 2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pejabat eselon II di Pemprov DKI Jakarta.
  • How?
    Proses pelantikan mengikuti ketentuan dari BKN dan rekomendasi DPRD DKI Jakarta melalui mekanisme mutasi serta promosi berbasis manajemen talenta pemerintah daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Rabu di Balai Kota Jakarta, Pak Gubernur Pramono melantik 11 orang pejabat baru. Ada Pak Syafrin yang jadi Wali Kota Jakarta Selatan, dan Pak Budi yang gantiin dia di Dinas Perhubungan. Bu Dewi juga dapat jabatan baru. Beberapa langsung kerja hari itu, tapi ada yang mulai nanti bulan Juni dan Agustus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pelantikan 11 pejabat baru oleh Gubernur Pramono menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap penyegaran birokrasi yang terukur dan sesuai ketentuan. Proses ini mencerminkan penerapan manajemen talenta secara sistematis, dengan promosi dan mutasi berdasarkan rekomendasi resmi serta uji kelayakan, sehingga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melantik 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (15/04/2026).

Di antara pejabat yang dilantik adalah Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan. Syafrin sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Posisi Kepala Dinas Perhubungan DKI pun kini diisi oleh Budi Awaludin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik.

Sementara, jabatan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta digantikan Marulina Dewi Mutiara yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI.

"Pejabat yang dilantik tadi di antaranya adalah Wali Kota Jakarta Selatan dan wakil, Wakil Wali Kota Jakarta Barat. Kepala Dinas Perhubungan Pak Budi sudah menjadi Kepala Dinas Perhubungan, (Kadiskominfotik) digantikan Bu Dewi," ujar Pramono usai acara pelantikan.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 385 Tahun 2026 sampai dengan 388 Tahun 2026 tanggal 14 April tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

"Pemerintah DKI Jakarta baru saja melantik pelantikan pejabat tinggi Pratama, dalam pelantikan ini ada 11 yang dilantik," kata Pramono.

1. Tiga pejabat resmi bertugas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat di lingkungan Pemprov DKI di Balai kota, Rabu (15/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Namun, kata Pramono, tidak semua pejabat yang dilantik resmi menjabat usai dilantik. Pramono mengatakan, dari 11 orang yang dilantik, tiga orang jabatannya berlaku terhitung sejak dilantik, sedangkan empat orang berlaku 1 Juni 2026.

"Kemudian, tiga orang berlaku 1 Agustus. Satu orang menunggu terbitnya SK dalam pengangkatan sebagai Pejabat Fungsional Utama," kata dia.

2. Pelantikan sudah sesuai ketentuan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat di lingkungan Pemprov DKI di Balai kota, Rabu (15/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Pramono mengatakan, surat pelantikan ini sudah sesuai dengan ketentuan, yakni dari Kepala BKN tertanggal 10 April. Termasuk rekomendasi untuk mutasi, promosi, dan sebagainya dengan menggunakan manajemen talenta di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian, surat Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta yang berkaitan dengan Wali Kota Jakarta Selatan sehingga ada fit and proper test yang dilakukan oleh DPRD.

"Yang ketiga adalah Keputusan Gubernur Nomor 385 Tahun 2026 sampai dengan (Kepgub Nomor) 388 tertanggal 14 April ini tentang pengangkatan, pemindahan, pemberhentian pejabat tinggi Pratama Eselon II Pegawai Sipil di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta," kata dia.

3. Daftar nama yang dilantik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat di lingkungan Pemprov DKI di Balai kota, Rabu (15/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Berikut daftar nama pejabat yang dilantik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta!

1. Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan)

2. Budi Awaluddin sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik)

3. Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI)

4. Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup)

5. Marulitua sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Wakil Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI)

6. Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (JIC) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP DKI)

7. Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta (Sebelumnya Kepala Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat)

8. Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang (Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup)

9. Ali Murtadho sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat (Sebelumnya Wakil Wali Kota Jakarta Selatan)

10. Firmanuddin sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sebelumnya Sekretaris Kota Administasi Jakarta Barat)

11. Imron sebagai Sekretaris Kota Sekko Administrasi Jakarta Barat (Sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat)

Editorial Team