Sebanyak 238 WNI dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). (Twitter/@infoppkk)
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan dalam rapat terbatas yang dilakukan di Bandara Halim Perdana Kusuma pada Minggu (2/2), terdapat enam keputusan. Di antaranya pemerintah berhasil memulangkan 243 WNI dari Wuhan, termasuk tim evakuasi.
"Dari rapat terbatas yang langsung oleh dipimpin oleh bapak presiden ingin kami sampaikan beberapa pertama, alhamdulillah total 243 orang, termasuk di antaranya lima orang tim yang kita pulangkan dari Wuhan telah tiba dengan selamat," ujar Retno.
Retno menjelaskan 243 orang akan melalui masa observasi selama 14 hari di Natuna. Bahkan, 42 tim penjemput WNI dari Wuhan juga akan menjalankan masa observasi. Sehingga total orang yang menjalankan observasi adalah 285 orang.
"Saat ini alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat," ujar Menlu.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga menyebutkan sebanyak tujuh dari 245 WNI batal dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok. Empat orang tidak bersedia dipulangkan ke tanah air dan tiga lainnya tidak lolos screening kesehatan. Sehingga hanya 238 orang yang berhasil dievakuasi dari negeri Tirai Bambu.
Sebanyak 238 WNI itu tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2) sekitar pukul 08.30 WIB, menggunakan pesawat Batik Air. Mereka keluar dari pesawat sekitar pukul 09.00 WIB, dan langsung diterbangkan ke Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, untuk menjalani obeservasi. Mereka diobeservasi bersama 42 tim evakuasi.