Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rismon Klaim Tudingan ke JK Hasil AI, Kubu JK: Biar Diuji Penyidik
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Jusuf Kalla melalui kuasa hukumnya melaporkan ke Bareskrim Polri terkait video Rismon yang menuduhnya terlibat pendanaan Rp5 miliar dalam kasus ijazah palsu Jokowi.
  • Pihak JK juga melaporkan beberapa akun YouTube karena menyebarkan tuduhan bahwa JK memiliki ambisi kekuasaan dan bahkan hendak melakukan makar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Rismon Sianipar membantah tudingan tersebut dan menyatakan video yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, menegaskan dirinya tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Senin

Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar membantah telah menuding Jusuf Kalla sebagai pendana kasus ijazah palsu Jokowi. Pengacaranya menyebut potongan video yang beredar merupakan hasil rekayasa AI.

6 April 2026

Pengacara JK, Abdul Haji Talaohu, mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan video Rismon yang dianggap menimbulkan kegaduhan. Ia menyatakan kebenaran klaim video hasil AI akan diuji oleh penyidik.

kini

Proses laporan terhadap Rismon dan sejumlah akun YouTube masih berlanjut di Bareskrim Polri untuk memastikan keaslian video serta pertanggungjawaban pihak terkait.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Jusuf Kalla melalui kuasa hukumnya melaporkan dugaan penyebaran video yang menuding dirinya terlibat pendanaan kasus ijazah palsu Presiden Joko Widodo, sementara pihak Rismon mengklaim video tersebut hasil rekayasa AI.
  • Who?
    Jusuf Kalla, pengacaranya Abdul Haji Talaohu, serta Rismon Hasiholan Sianipar dan pengacaranya Jahmada Girsang. Kasus ini juga melibatkan beberapa akun YouTube seperti Ruang Konsensus dan Mosato TV.
  • Where?
    Laporan disampaikan di Bareskrim Polri, Jakarta. Beberapa konten terkait tersebar di platform YouTube dan disebut berasal dari berbagai lokasi termasuk Solo, Jawa Tengah.
  • When?
    Pernyataan dan pelaporan dilakukan pada Senin, 6 April 2026. Hingga saat ini proses pemeriksaan oleh penyidik masih menunggu tindak lanjut resmi.
  • Why?
    Laporan dibuat karena pernyataan dalam video dianggap menimbulkan kegaduhan publik serta tuduhan terhadap Jusuf Kalla yang dinilai merugikan nama baiknya.
  • How?
    Pihak JK menyerahkan laporan ke Bareskrim untuk diuji kebenarannya oleh penyidik dan ahli forensik digital, sementara pihak Rismon menyatakan video itu merupakan hasil manipulasi berbasis AI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang namanya Rismon bilang kalau videonya tentang uang dan Pak Jusuf Kalla itu bukan dia yang ngomong, tapi buatan komputer pintar. Pak JK lewat pengacaranya nggak mau langsung percaya, jadi dia lapor polisi biar dicek bener atau enggak. Sekarang polisi mau periksa videonya dulu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski situasi ini diwarnai tudingan dan kebingungan, langkah kedua belah pihak untuk menyerahkan persoalan kepada penyidik menunjukkan komitmen terhadap proses hukum yang transparan. Keputusan untuk menguji kebenaran video melalui ahli forensik digital mencerminkan penghargaan pada bukti ilmiah serta upaya menjaga keadilan dan ketertiban informasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) buka suara terkait klaim Rismon Hasiholan Sianipar yang mengaku jadi korban akal imitasi (AI) buntut pernyataan pendanaan Rp5 miliar di kasus ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko “Jokowi” Widodo.

Pengacara JK, Abdul Haji Talaohu, menilai, kebenaran soal video hasil AI tersebut masih harus dibuktikan lebih dulu oleh penyidik Bareskrim Polri.

Oleh karena itu, kata dia, JK akan tetap melanjutkan proses laporan tersebut ke Bareskrim Polri. Sebab, dia menyebut video Rismon itu telah menimbulkan kegaduhan hingga kliennya dituduh publik sebagai sosok dibalik kasus ijazah Jokowi.

"Walaupun nanti itu AI, makanya perlu kita laporkan dulu supaya nanti diuji apakah itu AI atau bukan karena akibat pernyataannya itu menimbulkan rangkaian peristiwa yang lain," ujarnya di Bareskrim Polri, Senin (6/4/2026).

"Nanti kita uji dulu kan di dalam nanti soal itu. Soal itukan biar nanti yang lebih punya kapasitas, bisa ahli, bisa penyidik yang menilai itu," ujar dia.

1. Rismon klaim menyaksikan penyerahan Rp5 miliar dari JK

Rismon Sianipar di Polda Metro Jaya, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Dalam kasus ini, kata Abdul, Rismon sempat menyebut ada tokoh elite politik yang mendukung kasus ijazah palsu Jokowi. Rismon mengatakan, dirinya menyaksikan langsung penyerahan uang sebesar Rp5 miliar dari JK kepada Roy Suryo cs.

"Itulah kenapa laporan ini kita buat sebagai langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi dia," ujar dia.

2. JK disebut memiliki insting untuk tetap berkuasa secara tidak rasional

Pengacara JK, Abdul Haji Talaohu di Bareskrim, Senin (6/4/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sementara untuk empat akun YouTube yang dilaporkan adalah Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV, dan YouTuber Nusantara.

Dia mencontohkan untuk akun YouTube Ruang Konsensus, akun tersebut mengunggah konten podcast yang menyebut sosok JK memiliki insting untuk tetap berkuasa secara tidak rasional.

"Ada kalimat yang menuduh Pak JK pecundang begitu yang kalau kita tarik sehingga gerakan beliau mengarah kepada inkonstitusional. Ini kan berita hoaks, berita bohong yang perlu juga diuji," kata dia.

Sementara untuk akun Mosato TV, kata dia, ada konten yang menuduh JK hendak melakukan makar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Ada kalimat dia yang sangat fatal menurut kami karena ada pernyataan 'Indikasi kemunafikan, puji Prabowo tapi mau makar.' Ini kan pertanyaan yang sudah telak," ujar dia.

Abdul justru menilai akun-akun YouTube itu terafiliasi dengan Jokowi. Salah satu yang disorot dirinya merupakan akun YouTube Nusantara yang sempat merayakan ulang tahun di Solo, Jawa Tengah.

"Ya, nanti ditafsirkan sendirilah. Karena mereka ini juga kemarin baru merayakan satu tahun YouTuber Nusantara di Solo," ujar dia.

3. Rismon bantah menuding JK

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sebelumnya, Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar, membantah telah menyebut Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla sebagai pendana kasus dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, mengatakan, hal tersebut tidak pernah disampaikan kliennya. Dia mengatakan, potongan video yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI).

"Itu olahan AI semua ya, Rismon tidak pernah sebut nama pak JK," ujar dia, Senin.

Editorial Team