Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Saiful Mujani Sebut Rakyat Takut Bicara Politik di Era Prabowo
Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani (Youtube.com/SRMC)
  • Saiful Mujani menyebut mayoritas warga di era Presiden Prabowo takut bicara politik, naik dari 51 persen pada 2024 menjadi 53 persen pada survei Maret 2026.
  • Survei SMRC dan LSI menunjukkan 51 persen masyarakat menilai pemerintahan Prabowo sering mengabaikan konstitusi dan perundang-undangan, sementara hanya 38 persen yang menilai sebaliknya.
  • Sebanyak 58 persen warga merasa takut terhadap penangkapan semena-mena oleh aparat pada Maret 2026, meningkat signifikan sejak awal masa jabatan Prabowo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Saiful bilang banyak orang sekarang takut ngomong soal politik waktu Pak Prabowo jadi presiden. Katanya dulu yang takut cuma sedikit, tapi sekarang makin banyak. Ada juga orang yang bilang pemerintah suka lupa aturan. Banyak warga takut ditangkap polisi tanpa alasan. Sekarang orang jadi hati-hati kalau mau bicara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, mengatakan mayoritas rakyat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto takut berbicara politik. Menurutnya, hal itu juga sesuai dengan data survei yang dilakukan SMRC dan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Saiful Mujani mengatakan, saat awal Prabowo dilantik pada Oktober 2024, ada 51 warga yang menyatakan takut bicara politik. Kemudian, pada saat survei Maret 2026, jumlah masyarakat yang takut bicara politik naik menjadi 53 persen.

"Sekarang lebih banyak orang yang menyatakan umumnya masyarakat takut bicara politik," ujar Saiful Mujani dalam keterangannya, dikutip Minggu (3/5/2026).

1. SMRC sudah lakukan survei dengan pertanyaan yang sama sejak 2004

Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani (Youtube.com/SRMC)

Saiful Mujani menerangkan, survei yang dilakukan SMRC dengan pertanyaan yang sama sudah dilakukan sejak 2004. Pada April 2004, masyarakat yang takut bicara politik hanya 24 persen.

Angka ketakutan sempat turun 14 persen pada Juli 2004. Angka masyarakat takut berbicara politik naik tinggi menjadi 43 persen pada Mei 2019.

"Ketika Prabowo dilantik menjadi Presiden pada Oktober 2024 sampai sekarang, mayoritas masyarakat warga menilai umumnya masyarakat takut bicara politik," kata Saiful Mujani.

2. Era Prabowo dianggap sering abaikan konstitusi

Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani (Youtube.com/SRMC)

Lebih lanjut, Saiful Mujani mengatakan, dalam SMRC dan LSI, masyarakat menilai era Prabowo dianggap sering mengabaikan konstitusi. Pada survei Maret 2026, ada 51 persen warga menilai, pemerintahan sekarang selalu atau sering mengabaikan konstitusi dan perundang-undangan.

Kemudian, Saiful melanjutkan, hanya 38 persen yang menyatakan jarang atau tidak pernah mengabaikan konstitusi dan perundang-undangan.

3. Mayoritas warga takut penangkapan semena-mena aparat

Saiful Mujani dalam program Bedah Politik bersama Saiful Mujani episode ‘Pemilih Nasdem Dukung Anies atau Ganjar?’ pada Sabtu (18/6/2022). (YouTube/SMRC TV).

Selain itu, Saiful Mujani mengungkapkan, pada survei Maret 2026, ada 58 persen warga yang merasa selalu atau sering takut terhadap penangkapan semena-mena oleh aparat. Angka tersebut mengalami kenaikan pada Februari 2024.

"Pada Februari 2024, warga yang merasa umumnya masyarakat takut penangkapan semena-mena masih hanya 36 persen. Pada Oktober 2024, ketika Prabowo mulai menjadi Presiden, angkanya melonjak menjadi 51 persen dan 58 persen pada Maret 2026,” imbuhnya.

Editorial Team